Menteri PPPA Apresiasi Peran Koperasi dalam Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM

Denpasar (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi memberikan apresiasi terhadap peran Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Sidakarya di Denpasar dalam memberdayakan perempuan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung ke koperasi tersebut di Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, pada Rabu.

Dalam kunjungan itu, Fauzi meninjau berbagai kegiatan koperasi dan mencatat bahwa sebagian besar anggotanya merupakan pelaku usaha kecil. Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, koperasi ini telah menarik sekitar 505 anggota, suatu angka yang ia nilai sebagai pencapaian yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

Menurutnya, koperasi memegang peranan penting dalam mendukung masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, memungkinkan mereka untuk mempertahankan usaha tanpa bergantung pada pinjaman informal yang memberlakukan bunga tinggi.

“Ini sangat membantu masyarakat kelas menengah ke bawah karena mereka bisa terus menjalankan usahanya tanpa harus pinjam ke rentenir dengan bunga yang sangat tinggi,” ujarnya.

Melalui sistem koperasi, anggota mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau. Koperasi juga memberikan pelatihan dan pendampingan untuk memperkuat kapasitas ekonomi anggotanya. Pelatihan semacam itu dinilainya penting untuk meningkatkan kapasitas usaha berbasis masyarakat agar dapat berkembang dan berkelanjutan.

Fauzi menyebutkan, sekitar 65 persen anggota koperasi ini adalah perempuan dari berbagai latar belakang usaha, seperti pedagang sayur, produsen kue rumahan, sampai pemilik butik kecil yang memasarkan produknya sendiri. Hal ini mencerminkan kontribusi signifikan perempuan dalam menopang ekonomi keluarga dan desa.

“Ini perkembangan yang positif dan bisa mendatangkan manfaat besar, karena sejalan dengan inisiatif Presiden untuk mendorong setiap desa agar lebih mandiri dan tangguh dengan dukungan komunitasnya sendiri,” katanya.

MEMBACA  Lounge 1920, Tempat Nongkrong Bernuansa Klasik di Kemang

Dengan dukungan yang tepat, perempuan dapat memainkan peran kunci dalam memajukan UMKM di tingkat lokal. Fauzi mendeskripsikan program koperasi desa sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian desa dengan mengoptimalkan potensi lokal.

Ia berharap koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tapi juga menjadi wadah kolaborasi dan musyawarah di masyarakat. Menurut dia, koperasi dapat membantu mengatasi berbagai tantangan lokal, termasuk upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Penguatan koperasi desa, ujarnya, dapat berkontribusi pada terpeliharanya stabilitas dan kesejahteraan di tingkat desa. Ia juga berharap permasalahan yang timbul di desa dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong.

Dengan pencapaian yang kuat dan partisipasi aktif perempuan, koperasi Sidakarya diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan UMKM berbasis pemberdayaan masyarakat.

Berita terkait: Menteri tekankan peran perempuan capai Indonesia Emas 2045
Berita terkait: Kementerian dorong UMKM dan koperasi desa jadi tulang punggung ekonomi

Penerjemah: Rolandus Nampu, Katriana
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar