Mantan Presiden Xbox Sarah Bond Buka Suara Usai Mundur Mendadak

Mantan Presiden Xbox, Sarah Bond, akhirnya angkat bicara menyusul pergantian pimpinan yang mengejutkan di Microsoft Gaming pekan lalu.

Melalui unggahan tulus di LinkedIn, Bond membagikan catatan yang ia kirim kepada timnya, menulis bahwa ia “sangat bangga dengan apa yang telah kita bangun bersama selama lebih dari delapan tahun terakhir.” Unggahan ini menyusul berita bahwa baik Bond maupun kepala Xbox lama, Phil Spencer, akan mengundurkan diri.

Ia menunjuk pada pertumbuhan Xbox di bidang PC dan cloud gaming, pengembangan konsol generasi berikutnya, serta upaya menciptakan “platform gaming yang lebih terbuka dan menjangkau berbagai perangkat.”

“Dengan pertimbangan itu, saya memutuskan ini adalah momen yang tepat bagi saya untuk melangkah ke fase berikutnya, baik secara pribadi maupun profesional,” tulis Bond. Ia menambahkan akan tetap bertindak sebagai penasihat khusus bagi kepala Xbox yang baru, Asha Sharma, selama masa transisi.

Unggahan tersebut menandai komentar publik pertama Bond sejak “gejolak besar” di Xbox, yang menyaksikan Spencer pensiun dan Asha Sharma diangkat menjadi Wakil Presiden Eksekutif dan CEO Microsoft Gaming. Saat itu, Bond secara luas dianggap sebagai penerus Spencer dan baru saja berbicara publik tentang perangkat keras Xbox generasi mendatang.

Bond bergabung dengan Xbox pada 2017 setelah karir di McKinsey dan T-Mobile, dan kemudian memainkan peran kunci dalam akuisisi Activision Blizzard senilai $69 miliar oleh Microsoft. Ia juga menempatkan diri sebagai advokat yang vokal untuk aksesibilitas dan keterbukaan platform dalam dunia gaming.

Dalam catatan perpisahannya, Bond berterima kasih kepada Spencer atas “bimbingan dan persahabatannya” serta kepada CEO Microsoft Satya Nadella atas dukungannya.

Xbox kini memasuki babak baru di bawah pimpinan Sharma, seorang eksekutif CoreAI dengan pengalaman gaming yang terbatas. Sementara itu, langkah Bond selanjutnya masih belum jelas — meskipun dalam catatannya ia menyatakan akan “tetap menjabat sebagai Penasihat Khusus untuk Asha” selama masa transisi berlangsung.

MEMBACA  Perenang Suriah Sarah Mardini Bebas dari Tuntutan Pengadilan Yunani dalam Kasus Penyelamatan Migran

Tinggalkan komentar