Pernyataan Juru Bicara Gedung Putih Sebelum Tragedi Jamuan Makan Malam Tuai Kontroversi, Soroti Hal yang Mengejutkan

Minggu, 26 April 2026 – 11:40 WIB

VIVA – Pernyataan Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, jadi sorotan setelah insiden penembakan dalam acara jamuan makan malam White House Correspondents’. Dalam pernyataanya, Leavitt bilang akan ada beberapa tembakan malam ini.

Saat itu, dia sedang ngobrol dengan seorang jurnalis Fox News, sebelum seorang pelaku bersenjata menyerang lokasi acara. Pelaku yang menurut Presiden AS Donald Trump kemungkinan ‘serigala tunggal’ juga sempat nembak seorang petugas keamanan.

"Pidato malam ini bakal sangat khas Donald J. Trump. Bakal lucu, menghibur. Akan ada ‘tembakan’ malam ini di ruangan. Jadi semua orang harus nonton, ini bakal sangat bagus," kata Leavitt sebelum acara seperti dikutip dari laman NDTV, Minggu 26 April 2026.

Saat ditanya siapa yang nulis pidato itu, dia punya jawaban sendiri.
"Saya gak bisa klaim itu. Seperti kebiasaan Donald Trump, beliau nulis sendiri. Jadi sebagian besar adalah karya dia," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, suara tembakan kedengeran dalam acara tahunan White House Correspondents’ Association yang digelar Sabtu malam di Washington.

Dalam situasi itu, Trump langsung dikelilingi agen Secret Service AS dengan senjata terhunus, lalu cepat dievakuasi dari panggung lewat pintu belakang, sementara tamu lain jungkok karena panik.

Setelah kejadian, Trump nyebut pelaku penembakan sebagai ‘calon pembunuhnya’, tapi berhasil dihentikan Secret Service. Dia juga bilang bahwa sebuah video nunjukin pelaku lari lewati penghalang keamanan sebelum dikejar petugas.

"Satu petugas tertembak, tapi selamat karena pakai rompi anti peluru yang bagus. Kami liat semua kondisi yang terjadi malam ini, dan saya harus bilang, gedung ini gak terlalu aman," ujarnya.

Trump juga cerita bahwa awalnya dia kira suara itu cuma nampan jatuh karena kedengeran dari jauh. Tapi, Ibu Negara Melania Trump langsung sadar itu suara tembakan.

MEMBACA  Istana Tak Masalah Ojol Lakukan Aksi Demo Besok, Asal Tak Ganggu Masyarakat

"Saya rasa dia langsung tahu apa yang terjadi. Suara yang buruk," katanya ingat insiden itu.

Sementara itu, pelaku udah ditangkap. Pihak Secret Service bilang kondisi pelaku masih “belum diketahui”, begitu juga motifnya. Pelaku kini didakwa dengan dua tuduhan pemakaian senjata api dan satu tuduhan serangan terhadap petugas federal menggunakan senjata berbahaya.

Halaman Selanjutnya
"Pelaku udah ditangkap dan aparat sedang menuju apartemennya. Kayaknya dia tinggal di California dan dia orang yang sangat sakit, sangat sakit," ujar Trump dalam konferensi pers.

Tinggalkan komentar