JBS N.V. (NYSE:JBS) masuk dalam daftar 11 Saham Baru di NYSE yang Harus Dibeli Sekarang.
Pada 8 Februari 2026, JBS N.V. (NYSE:JBS) mencapai kesepakatan untuk investasi $150 juta. Mereka akan dapat 80% kepemilikan di sebuah bisnis makanan di Oman. Berita ini dilaporkan oleh Dayanne Sousa dan Martha Viotti Beck dari Bloomberg. Transaksi ini dilakukan bersama Oman Investment Authority. Melalui investasi ini, JBS diharapkan bisa memproduksi daging segar di Oman, dengan bahan baku dari produsen lokal di negara itu.
Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, analis UBS Matheus Enfeldt memberi peringkat ‘Beli’ untuk saham JBS (NYSE:JBS). Target harganya $19.50, yang berarti potensi kenaikan 23%. Dia bilang, harga saham bisa naik setelah pencatatan di AS dan masuk ke indeks domestik. Proses ini biasanya butuh waktu sekitar dua tahun. UBS juga percaya bahwa hasil dari belanja modal ekspansi JBS sebesar $1 miliar per tahun belum tercermin di harga saham sekarang.
JBS N.V. (NYSE:JBS) beroperasi secara global sebagai perusahaan protein dan makanan. Mereka menawarkan produk daging sapi, unggas, babi, berbasis nabati, dan kulit, serta bisnis dan layanan terkait lainnya.
Walau kami akui potensi JBS sebagai investasi, kami yakin ada saham AI tertentu yang punya potensi keuntungan lebih besar dengan risiko lebih kecil. Jika kamu cari saham AI yang sangat undervalue dan bisa untung besar dari tarif era Trump serta tren onshoring, lihat laporan gratis kami tentang saham AI terbaik untuk jangka pendek.
BACA SELANJUTNYA: 10 Saham Undervalued Paling Menguntungkan untuk Dibeli dan 11 Saham Pertambangan Terbaik untuk Dibeli Menurut Wall Street.
Keterangan: Tidak ada.