Pemilik Man Utd Ratcliffe Bebas dari Dakwasan FA atas Komentar ‘Jajah’

Pemilik Manchester United, Jim Ratcliffe, telah meminta maaf jika komentarnya bahwa Inggris ‘dikolonisasi imigran’ menyinggung perasaan banyak orang.

Dengarkan artikel ini | 2 menit

Dipublikasikan Pada 20 Feb 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

Pemilik bersama Manchester United, Jim Ratcliffe, telah diingatkan akan “tanggung jawabnya sebagai partisipan dalam sepak bola Inggris” setelah komentarnya bahwa Britania Raya telah “dikolonisasi” oleh imigran memicu badai kritik.

Namun, Asosiasi Sepak Bola Inggris tidak akan menjatuhkan sanksi pada Ratcliffe atas pernyataannya itu, yang telah dikutuk luas oleh tokoh-tokoh politik, termasuk Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, maupun para pendukung klub.

Rekomendasi Cerita

Lembaga pengurus tersebut memberikan pengingat kepada Ratcliffe tentang tanggung jawabnya saat mengikuti wawancara media, ungkap seorang sumber yang mengetahui situasinya kepada The Associated Press pada Jumat. Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena tidak berwenang untuk berbicara secara publik.

Miliarder Inggris Ratcliffe, pemilik raksasa petrokimia INEOS, menyampaikan komentarnya selama wawancara dengan Sky News yang tayang pekan lalu.

“Anda tidak bisa memiliki ekonomi dengan 9 juta orang menerima tunjangan dan tingkat imigrasi yang masif,” katanya. “Maksud saya, Inggris telah dikolonisasi.”

Komentar Ratcliffe menyentuh urat saraf di Inggris, di mana imigrasi adalah isu yang memecah belah. Ia kemudian menyatakan menyesal karena pilihan bahasanya telah “menyinggung beberapa orang.”

Starmer sebelumnya telah menyerukan permintaan maaf darinya, dengan mengatakan, “Inggris adalah negara yang bangga, toleran, dan beragam.”

Para pendukung United, yang bangga akan keberagaman dalam tim dan basis pendukungnya, juga mengutuk ucapannya.

Manchester United Supporters Trust menyatakan bahwa “pimpinan senior seharusnya mempermudah inklusi, bukan mempersulit.”

Para pengkritik menuduh Ratcliffe melakukan “hipokrisi”, dengan menyebutkan bahwa ia memilih menetap di Monako untuk mengurangi tagihan pajaknya di Inggris.

MEMBACA  Mantan Kanselir Austria menang banding atas hukuman sumpah palsu.

Pelatih kepala United, Michael Carrick, mengatakan lebih awal pada Jumat bahwa klub Liga Primer itu bangga akan budaya kesetaraan dan keberagamannya.

Carrick, yang baru saja diangkat sebagai pelatih hingga akhir musim, menghadapi media untuk pertama kalinya sejak pernyataan Ratcliffe, dan ditanya tanggapannya.

“Sir Jim telah membuat pernyataan, dan kemudian klub juga membuat pernyataan setelahnya, jadi bagi saya untuk menambahkan itu bukanlah tempat saya,” ujarnya. “Yang bisa saya katakan adalah, selama saya berada di klub ini bertahun-tahun, kami selalu memberikan dampak besar secara global.”

“Kami sangat bangga dengan lingkungan dan budaya yang kami miliki di klub, dan kesetaraan, keberagaman, serta saling menghormati adalah sesuatu yang kami usahakan untuk dijalankan setiap hari.”

Tinggalkan komentar