Perbandingan 10 Vakum Robot Pembersih Pasir — Satu Model Unggul Jelas

Maria Diaz/ZDNET

Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.


Bagi banyak orang, robot vacuum telah menjadi jawaban atas tugas rumah yang menjengkelkan yang harus kita lakukan untuk menjaga kebersihan rumah. Namun, tidak semua robot vacuum diciptakan setara. Meskipun mereka menjadi jauh lebih pintar sejak era awalnya yang hanya menabrak furnitur dan meninggalkan kotoran di sudut, tim kami memutuskan untuk benar-benar menguji mereka.

Untuk menemukan robot vacuum terbaik, kami menguji puluhan model secara ketat di lab kami di Kentucky, mengevaluasi daya hisap, performa navigasi, penghindaran objek, tingkat kebisingan, dan yang paling penting, performa pengambilan kotoran.

Baca juga: Robot vacuum terbaik untuk bulu hewan peliharaan

Kami membandingkan 10 robot vacuum berdasarkan rekomendasi reviewer smart home kami, Maria Diaz, dari pengujiannya di rumah, serta produk yang telah kami uji di laboratorium.

Robot vacuum yang unggul dalam hal pengambilan kotoran adalah Ecovacs X8 Pro Omni.

Metode Pengujian Kami

Di laboratorium, setiap robot vacuum menjalani tiga jenis uji dalam lima sesi, total 15 tes per unit (dengan rata-rata 30 menit per tes). Setiap robot diuji di ruang keluarga simulasi dengan berbagai jenis lantai untuk menentukan persentase pasir yang berhasil dihisap dari kayu keras, karpet pile rendah, dan karpet pile sedang.

Kami memilih pasir sebagai kotoran uji karena konsistensinya tinggi dan mudah diukur dengan jumlah yang sama setiap kali. Selain itu, pasir melekat baik di karpet, memaksa vacuum untuk menggunakan kombinasi daya hisap dan agitasi sikat untuk melepaskannya. Ini memberikan indikasi kemampuan pembersihan yang lebih menyeluruh dibanding hanya mengandalkan daya hisap mentah.

Ruang pengujian kami dilengkapi dengan simulasi furnitur, berbagai jenis lantai, dan rintangan lainnya.

MEMBACA  Pemotong rumput robot favorit saya menambahkan dua unit 'mini' yang lebih terjangkau untuk halaman yang lebih kecil.

Bryan Adams/ZDNET

Menurut insinyur lab senior kami, Bryan Adams, pasir juga cukup sebanding dengan kontaminan umum seperti debu dan tanah, sehingga kesimpulan yang masuk akal dapat ditarik mengenai performa vacuum terhadap kotoran tersebut.

Dalam pengujian, rata-rata pasir yang terhisap di lantai kayu keras selalu jauh lebih tinggi daripada di karpet, karena pasir tidak tertahan di permukaan kayu dan pengambilan lebih bergantung pada daya hisap mentah dan kecerdasan navigasi.

Baca juga: Cara kami menguji robot vacuum di ZDNET

Untuk menentukan robot vacuum dengan performa terbaik, kami merata-ratakan ketiga hasil tes setiap unit. Rata-rata akhir kami berkisar dari 38% hingga 60% dari total pasir yang berhasil dikumpulkan.

Hasil Pengujian

Robot vacuum dengan performa pengambilan terbaik adalah Ecovacs X8 Pro Omni, dengan rata-rata pengambilan pasir 60,28% di ketiga kategori uji. Pesaing terdekatnya adalah Dreame L40 Ultra, dengan performa rata-rata 55,89%.

Baca ulasannya: Ecovacs Deebot X8 Pro Omni

Perlu dicatat bahwa kedua model ini bukan yang terbaru. Namun, dalam pengujian lab, model yang lebih baru, Ecovacs X9 Pro Omni, hanya mencapai rata-rata 51,47%, yang menunjukkan bahwa model lama justru lebih unggul. Kami belum dapat menguji Dreame L50 Ultra yang lebih baru, baik secara langsung maupun di lab.

Seperti terlihat dalam visualisasi grafik batang (Gambar 1), robot vacuum dengan performa terburuk adalah Roborock Saros 10R, hal yang mengejutkan mengingat daya hisapnya yang mencapai 22.000Pa dan statusnya sebagai model andalan.

Perlu ditekankan bahwa ini tidak berarti Saros 10R adalah robot vacuum yang buruk, karena ia memiliki fitur lain seperti penghindaran objek, operasi yang sunyi, dan dustbin yang mengosongkan otomatis, yang merupakan metrik uji yang berbeda dari performa pengambilan kotoran.

MEMBACA  Ulasan 'Until Dawn': Bagaimana perbandingan adaptasi film horor ini dengan permainan survival yang populer?

Hasil uji kami mungkin berbeda dengan pengalaman Anda, bergantung pada jenis dan kondisi lantai, jenis kotoran, serta faktor spesifik rumah Anda. Namun, sebagai baseline umum, pengujian kami memberikan analisis ahli tentang bagaimana robot-vakum ini sebenarnya membersihkan berbagai jenis lantai.

Dalam menentukan robot vacuum terbaik, kami mempertimbangkan beberapa faktor kunci yang juga dapat membantu pencarian Anda.

Jenis Lantai: Beberapa robot vacuum dirancang untuk jenis lantai tertentu, seperti karpet atau kayu keras. Sebelum membeli, pertimbangkan jenis lantai di rumah Anda dan model mana yang paling sesuai.

Pemetaan: Untuk otomatisasi penuh, robot vacuum harus memiliki fitur pemetaan untuk bernavigasi di setiap ruangan. Fitur penghindaran rintangan juga penting untuk menghindari furnitur, kabel, atau bahkan kotoran hewan.

Baterai: Perhatikan daya tahan baterai untuk memastikan robot cukup kuat membersihkan seluruh rumah. Jika vacuum dapat berhenti sejenak, kembali ke base untuk mengisi daya, lalu melanjutkan pekerjaan, faktor ini mungkin tidak terlalu krusial.

Konektivitas: Banyak robot vacuum terbaik menawarkan kendali suara (misalnya dengan Alexa) atau aplikasi untuk mengontrol dari jarak jauh, menjadwalkan, dan melacak progres. Pastikan kompatibilitas dengan asisten rumah pilihan Anda.

Teknologi dasar pengosongan otomatis telah berkembang pesat sejak pertama diperkenalkan. Semua model yang kami uji tampaknya telah mengatasi masalah awal dan bekerja dengan baik. Dalam pengalaman kami, tidak ada masalah signifikan dengan base pengosongan otomatis.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan base dilengkapi dengan kantong sekali pakai untuk menampung semua kotoran. Ini memudahkan pembersihan dan mencegah kotoran kembali ke udara di rumah Anda. Saat kantong penuh, Anda tinggal membuangnya dan mengganti dengan yang baru.

Tinggalkan komentar