Persidangan Narkoba Memanas, Ammar Zoni Sampaikan Bukti Pemerasan Rp300 Juta oleh Polisi kepada Hakim

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Dengan mengenakan kemeja putih bersih dan wajah yang terlihat sangat terbebani, bintang sinetron Ammar Zoni kembali membuat kejutan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (19/2/2026).

Kali ini, bukan tentang kasus narkotika yang menjeratnya, tapi sebuah pengakuan “bom” tentang dugaan pemerasan dengan nilai fantastis yang terjadi di balik jeruji besi.

Di sela-sela agenda mendengarkan saksi, mantan suami Irish Bella itu tiba-tiba mendekati meja Majelis Hakim.

Baca juga: Ammar Zoni Ogah Kembali ke Lapas Nusakambangan, Aditya Zoni: Dia Harus Diselamatkan

Dia membawa bukti yang selama ini disimpannya: sebuah tangkapan layar percakapan yang mengungkapkan sisi gelap dari penyelidikan kasusnya.

“Ini Chat Rp 300 Juta dari Kanit”

Dengan suara tenang namun tegas, Ammar menyampaikan bukti tambahan tersebut. Dia menyebut ada oknum “Kanit” (Kepala Unit) yang diduga meminta uang ratusan juta rupiah.

“Ini Yang Mulia, sebenernya saya mau kasih ini kemarin cuma saya lupa. Ini isi chat dari Jaya,” ungkap Ammar Zoni di depan hakim. “Jadi ini chat yang 300 juta dari Kanit, ya percakapannya,” katanya.

Bukti ini diduga terkait upaya pemerasan yang dilakukan oleh oknum penyidik kepolisian dan oknum dari Rutan Salemba tempat Ammar pernah ditahan.

Kehadiran bukti yang mendadak ini langsung memancing pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Suasana sidang sempat memanas ketika JPU menanyai Ammar kenapa bukti itu tidak ditunjukkan pekan lalu saat saksi kunci dari Lapas hadir.

“Minggu lalu pas saksi Pak Yosi datang kenapa nggak diperlihatkan? Sebelumnya kan bilang mau tunjukkan chat, tapi pas saksinya ada, buktinya malah nggak ada,” tanya JPU dengan nada heran.

Baca juga: Ammar Zoni Berharap Bisa Menikahi Kamelia Meski Masih Menjalani Hukuman di Penjara

MEMBACA  Ponsel Samsung Galaxy seharga $399 ini adalah pilihan ponsel kelas menengah yang seharusnya dibeli oleh kebanyakan orang

Ammar Zoni hanya bisa tertunduk lesu. Jawabannya menyentuh sisi kemanusiaan—menggambarkan betapa hancurnya kondisi mentalnya saat ini.

“Makanya saya lupa. Masalahnya saya kebawa emosi, Bu,” ucap Ammar pelan, mengakui bahwa kestabilan psikologisnya sangat terguncang selama menjalani proses hukum ini.

Tinggalkan komentar