Kamis, 29 Januari 2026 – 20:06 WIB
AS, VIVA – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) akhirnya menyetujui penggunaan obat berbentuk pil yang diminum sekali sehari dari jenis GLP‑1. Obat ini untuk bantu turunkan berat badan berlebih dan jaga berat badan ideal dalam jangka panjang.
Baca Juga:
Minum Matcha Bisa Menurunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?
Inovasi dari Novo Nordisk ini jadi tonggak baru dalam penanganan obesitas secara medis. Obat ini menawarkan kemudahan karena bisa diminum, dengan efektivitas yang biasanya cuma didapat dari terapi suntikan. Persetujuan ini memberi pilihan baru bagi pasien yang butuh bantuan medis tapi kurang nyaman dengan jarum suntik. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Berdasarkan data studi klinis global OASIS 4, penggunaan produk GLP‑1 Novo Nordisk dalam bentuk pil menunjukkan hasil yang signifikan. Peserta studi rata‑rata berhasil menurunkan 16,6 persen dari berat badan awal mereka setelah dipakai rutin sekitar satu tahun.
Baca Juga:
Riset: Pengobatan Obesitas Bantu Kurangi Konsumsi Alkohol dan Rokok, Kok Bisa?
Satu dari tiga pasien bahkan bisa mencapai penurunan berat badan lebih dari 20 persen. Hasil ini memberikan perubahan yang nyata untuk kualitas hidup penderita obesitas. Ini menunjukkan obat oral bisa memberikan manfaat penurunan berat badan yang sebanding dengan versi suntikannya.
Selain bantu turunkan berat badan, terapi ini juga disetujui untuk mengurangi resiko masalah kesehatan serius terkait jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke, pada pasien tertentu. Data klinis menunjukkan penurunan risiko hingga sekitar 20 persen pada pasien penyakit jantung yang juga mengalami obesitas. Jadi, pengelolaan obesitas dengan terapi GLP‑1 tidak hanya untuk penampilan fisik, tapi juga untuk lindungi kesehatan jantung dan bantu hidup lebih lama.
“Pil GLP-1 kini telah hadir. Dengan persetujuan untuk terapi GLP-1 oral sekali sehari dari Novo Nordisk, pasien punya pilihan pil yang praktis untuk mencapai penurunan berat badan yang setara dengan terapi suntik,” ujar Mike Doustdar, CEO Novo Nordisk, dalam keterangannya, dikutip Kamis 29 Januari 2026.
Halaman Selanjutnya
“Sebagai terapi GLP-1 oral pertama bagi orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, inovasi ini memberikan pasien opsi baru yang lebih mudah untuk memulai atau lanjutkan perjalanan turunkan berat badan. Tidak ada terapi GLP-1 oral lain yang bisa samai efektivitas penurunan berat badan dari produk ini, dan kami sangat optimis tentang dampaknya bagi pasien,” sambungnya.