Pilih Gaya Instan Z Flip7 atau Kekuatan Mutlak Z Fold7?

loading…

Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 sama-sama menarget dua pasar berbeda dengan selisih harga sampai Rp10 juta. Foto: SEIN

JAKARTA – Di atas panggung megah New York, Samsung tak cuma meluncurkan satu, tapi dua penerus tahta ponsel lipatnya. Di satu sisi, ada Galaxy Z Flip7, simbol gaya yang kini makin cerdas.

Di sisi lain, ada Galaxy Z Fold7, raja produktivitas yang makin sulit ditandingi. Ini bukan sekadar peluncuran produk; ini pernyataan perang Samsung di pasar premium dengan dua strategi unggulan.

Keduanya mengusung teknologi Galaxy AI, tapi menawarkan konsep yang beda banget. Pertanyaannya bukan “ponsel lipat mana yang terbaik?”, tapi “gaya hidup mana yang kamu pilih?”.

Dengan selisih harga lebih dari Rp10 juta, keputusan ini jadi tantangan besar buat konsumen di Indonesia.

### Babak Pertama: Desain dan DNA
Perbedaan paling jelas ada di desain kedua ponsel ini. Galaxy Z Flip7 adalah lambang gaya dan kepraktisan. Dengan bentuk clamshell yang ikonik, ia bisa dilipat jadi kotak kecil seberat 188 gram yang mudah dimasukin kantong atau tas kecil. Cocok buat mereka yang suka bergaya tiap kali buka ponsel.

Sementara itu, Galaxy Z Fold7 lebih fokus pada performa dan kekuatan. Bentuknya seperti buku, dengan berat 215 gram dan ketebalan 8,9 mm, bikin siapa aja bakal ngeh. Ini adalah tablet yang bisa jadi ponsel, dirancang buat produktivitas tanpa batas.

“Kami menciptakan perangkat yang bisa menyesuaikan diri, memprediksi, dan membantu pengguna menemukan cara lebih cerdas,” kata TM Roh, President and Head of DX di Samsung Electronics. Kata-kata ini berlaku untuk keduanya, tapi diwujudkan dengan cara yang sangat beda.

MEMBACA  Jadwal Ujian PPPK Telah Diumumkan, 6 Fakta Terbongkar, Komitmen yang Kokoh