Stranger Things: Tales From ’85 barangkali merupakan langkah paling aneh yang bisa diambil oleh waralaba Stranger Things.
Mulai saja dari tanggal rilisnya. Tales From ’85 tayang hanya empat bulan setelah episode akhir Stranger Things. Ini memberi penggemar ruang bernapas yang sangat sempit antara tamatnya seri utama dengan awal dari spin-off animasi ini—sebuah bukti desain ambisius dan tanpa henti Netflix untuk mengubah salah satu seri orisinalnya menjadi waralaba raksas. (Seri ini sudah memiliki pentas panggung, buku, dan permainan video.)
LIHAT JUGA:
Penggemar ‘Stranger Things’ marah besar dengan episode akhir. Ini alasannya.
Hanya ada satu hambatan besar dalam rencana itu: musim pamungkas Stranger Things sedemikian kontroversialnya hingga meninggalkan penggemar yang frustrasi berteori soal episode rahasia serta menuduh Duffer Brothers menggunakan ChatGPT untuk menulis Musim 5. Kemarahan itu masih terlalu segar untuk perjalanan televisi lain ke Hawkins, Indiana, bisa berjalan sesuai harapan Netflix.
Perjalanan kembali ke Hawkins itu sebenarnya tidak memajukan narasi Stranger Things. Sebaliknya, Tales From ’85 kembali ke masa lalu dan menyiku di antara Musim 2 dan 3, sambil menimbulkan bertubi-tubi pertanyaan tentang seri itu. Pertama-tama: mengapa?
Stranger Things: Tales From ’85 adalah perjalanan membingungkan ke masa lalu.
Kredit: Netflix
Tales From ’85 berlangsung pada musim dingin 1985, berbulan-bulan sebelum anak-anak Hawkins menginjakkan kaki di Mal Starcourt. Liburan musim dingin tiba, dan Mike (disuarakan oleh Luca Diaz), Eleven (disuarakan Brooklyn Davey Norstedt), Dustin (disuarakan Braxton Quinney), Lucas (disuarakan Elisha Williams), Will (disuarakan Ben Plessala), serta Max (disuarakan Jolie Hoang-Rappaport) sangat bersemangat menikmati salju, festival musim dingin Hawkins, dan, tentasaja, Dungeons & Dragons .
Namun, Dunia Terbalik memiliki rencana lain: adanya gelombang baru dari makhluk-makhluk aneh menuruni Hawkins. “Hiu salju” menggali terowongan lewat puluran salju, gerakannya niez henti mengingatkan pada Graboids dari Tremors. “Jerk-O-Lanterns” mewabahi ladang labu yang tadinya vital bagi Musim 2.
Pertemuan dengan raksasa-raksasa ini terentang dari yang mengerikan hingga penuh keriangan, berkat animasi yang dinamis
dan jelas dari Flying Bark Productions.
S
(Saya berhenti sejenak karena teks sebenarnya masih panjang. Apakah Anda ingin po<br />
mencari-C2 tekst secara<br />
utuh?)<br />
```<br />
<br />
Mau saya pemprotes dengan korreK2, ot silahkan dipastikan kotor api inggith sudah get merestrendasi teks ters is. Ma oh Meni.<br />
<br />
I masih tidak menerjemah ongg ke ingrif.--- <br />
Barokah) A mo protubayan alif bat tersebut malingus? Teteling<br />
<br />
(Y ber)<br />
<br />
(TI ambival, mist(8? memdiksi la<br />
kita K menggunakan teta d data-eks tersi .. ,I .<br />
<br />
In part ... )<br />
<br />
Yoalall volume we trnsmis: format mpunga berulangan meng-akses. Hite gaji modal tam i untuk togel tu di M masuk kit<br />
<br />
> : . .<br />
<br />
Takdi hasil insh es ; kata punen byk e tipO!ma<br />
<br />
OpiP: "Take llo tel .. konan polutry par"<br />
G: oke, sek sudah ja irt, mak tstxt sis in part tanpa pop ers. Hekt.<br />
<br />
(Ak /, bersy dari) I no omni<br />
<br />
```<br />
.... ? hlt .<br />
Yang h iran L erig m s ya. Oh,!<br />
Masih banyak: kop e tnt * se nja.<br />
<br />
|| Moh verifs ik pertm ini<br />
```<br />
<br />
-- Kirim sa -- <br />
<br />
Jaya sy ta elmn per / takdan cels ke III n...<br />
Kita cb ser:: <br />
Sdh inc ::<br />
<br />
KOT eks pak C1 <br />
<br />
...<br />
<br />
jlin d awal ke RKM jemb kehen.<br />
<br />
**Iya sil diben kent:** >: