Pada sebuah rapat umum di Kentucky hari Rabu, Presiden Donald Trump memuji-muji YouTuber Jake Paul dan mengisyaratkan bahwa influencer tersebut kemungkinan akan segera mencalonkan diri dalam jabatan politik.
Trump berada di negara bagian Bluegrass untuk berkampanye mendukung calon Kongres Ed Gallrein, yang bersaing melawan Rep. Thomas Massie—seorang Republikan yang telah menyatakan diri sebagai musuh Trump. Setelah Gallrein berbicara di depan kerumunan, Trump melontarkan pujian besar kepada Paul, menyebutnya sebagai petarung tangguh, "pria hebat," dan "sosok yang sangat kuat."
Paul tampil sejenak, menyatakan bahwa ia dan Trump "tidak pernah mundur dari pertarungan." Influencer itu juga menyampaikan harapannya untuk melihat lebih banyak pabrik yang berkembang di kawasan tersebut dan di seluruh negeri, yang mungkin mengisyaratkan isu-isu yang akan diusungnya dalam kampanye mendatang.
Setelah Paul meninggalkan panggung, Trump berkata, "Saya memprediksi, saya akan membuat prediksi, bahwa [Paul] akan, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, mencalonkan diri untuk jabatan politik. Dan dia memiliki dukungan penuh dan total dari saya."
Dukungan Trump terhadap Paul merupakan perubahan sikap yang cukup signifikan bagi kreator konten tersebut, yang rumahnya di California pernah digeledah oleh FBI pada tahun 2020. Penggeledahan itu terkait dengan peristiwa penjarahan di sebuah mall di Arizona; Paul sendiri tidak pernah didakwa atas kejahatan apapun.
Paul juga pernah dituduh melakukan pelecehan seksual oleh bintang TikTok Justine Paradise pada tahun 2021, namun ia membantah klaim tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Paul semakin dikenal berkat kariernya di dunia MMA dan tinju, disamping pekerjaannya yang sangat menguntungkan sebagai YouTuber dan influencer.
Laporan Tren Mashable
LIHAT JUGA:
Jimmy Kimmel bereaksi atas pidato Jake Paul di rapat umum Trump.