Oleh: Kerry Wan/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.
**Intisari ZDNET**
Lenovo memperkenalkan purwarupa modular konsep ThinkBook di Mobile World Congress 2026. Fitur utamanya adalah layar ganda serta keyboard yang dapat dilepas, dan port-port yang dapat ditukar. Meski masih dalam pengembangan, rasanya Lenovo sudah sangat dekat dengan produk akhir.
Lenovo telah menunjukkan kekuatan konseptual yang serius melalui PC purwarupanya. Tahun lalu, saya menguji ThinkBook Plus Gen 6 rollable dan menemukan layar gulung 17 inci-nya ternyata cukup praktis — meski belum sempurna benar.
**Baca juga:** Sorotan MWC 2026: Temukan berita terbesar dari Lenovo, Xiaomi, Honor, dan lainnya
Kini di Mobile World Congress, Lenovo baru saja mengungkap konsep yang bahkan lebih ambisius: ThinkBook Modular AI PC, sebuah laptop layar ganda dengan tampilan dan keyboard yang dapat dilepas, serta port I/O yang bisa diatur sesuai kebutuhan untuk menciptakan workstation yang sepenuhnya dapat disesuaikan dan mampu berubah menjadi berbagai konfigurasi.
Lenovo telah perlahan mendekati konsep laptop modular yang sesungguhnya selama beberapa tahun terakhir, tetapi model ini mungkin merupakan komitmen paling serius terhadap ide tersebut sejauh ini. Laptop mainstream 14 inci ini terasa sangat mendekati produk jadi, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan.
Lepas dan Tukar
Kerry Wan/ZDNET
Secara bawaan, layar kedua laptop ini terletak di belakang layar utama, tetapi dapat dilepas untuk menggantikan posisi keyboard atau ditegakkan di samping laptop seperti monitor portabel mandiri.
Jika Anda ingin menggunakannya sebagai monitor eksternal mandiri, terdapat kickstand bawaan di belakangnya yang memungkinkan monitor ditegakkan, baik dalam mode landscape maupun portrait. Namun, ingatlah bahwa Anda harus tetap menghubungkannya dengan kabel USB-C ke laptop itu sendiri.
**Baca juga:** PC baru Lenovo menawarkan sekilas masa depan — dan itu adalah modularitas
Dalam pengalaman hands-on saya dengan kickstand-nya, saya merasa agak kikuk dan sedikit sulit untuk dimanipulasi. Ini merupakan salah satu elemen fisik yang lebih lemah dalam desain laptop, namun juga mungkin yang paling mudah untuk ditingkatkan oleh para insinyur.
Demikian pula, keyboard/trackpad juga sepenuhnya dapat dilepas dan dapat diposisikan di mana saja, menggunakan koneksi Bluetooth. Desainnya mirip dengan yang kami lihat pada Zenbook Duo — mudah digunakan tetapi sedikit canggung untuk penempatan bebas di meja Anda. Saya masih berharap ada semacam mekanisme *snap-to* yang menempelkannya ke bagian bawah laptop.
I/O Modular
Kerry Wan/ZDNET
Meskipun layar dan keyboard yang dapat ditukar itu keren, secara pribadi saya menemukan hal yang paling menarik justru adalah port-port yang dapat ditukar. Ini menunjukkan tingkat modularitas yang belum pernah kami lihat pada lini laptop mainstream Lenovo. Hanya laptop Framework (salah satu favorit saya tahun lalu adalah yang berukuran 16 inci) yang memiliki I/O *swap-and-go* semacam ini, jadi kehadirannya di ThinkBook cukup signifikan.
Namun, jika port modular Framework terbuat dari plastik dan terhubung melalui koneksi USB-C terintegrasi, port I/O ThinkBook tidak demikian. Jenis portnya juga lebih terbatas, sejauh ini hanya tersedia USB-C, USB-A, dan HDMI.
**Baca juga:** Saya mencoba ThinkBook gulung Lenovo senilai $3.000 dan tak bisa kembali ke laptop ukuran biasa
Meski begitu, kemampuan untuk mencabut port dan menukar sisinya — jika Anda membutuhkan HDMI di sebelah kanan atau pengisi daya di kiri — sangatlah nyaman dan menunjukkan konsep perangkat yang lebih fleksibel.
ThinkBook Modular AI PC merupakan langkah besar ke arah yang menarik. Walaupun ini masih perangkat konsep tanpa tanggal rilis, rasanya Lenovo sedang menuju sesuatu yang tepat. Lagi pula, ini hanyalah sasis ThinkBook dengan beberapa penyesuaian khusus untuk faktor bentuknya.
Kerry Wan/ZDNET
Lenovo telah membuat pernyataan tidak langsung tentang komitmennya terhadap modularitas dan kemudahan perbaikan melalui ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition dari CES. Laptop tersebut memiliki papan induk dua sisi yang didesain ulang untuk meningkatkan akses dan penggantian bagian oleh pengguna akhir, dan itu pun hadir dalam jajaran laptop *flagship*.
Menyusul hal itu, saya berharap Lenovo akan terus mengembangkan ide-ide ini dan menerapkannya ke laptop mainstream seperti ThinkPad dan Yoga. Minat konsumen untuk hal seperti ini jelas ada.