Lupakan Ponsel Flagship – Galaxy Kelas Menengah Ini Punya Semua yang Dibutuhkan dengan Harga di Bawah $200

Kesimpulan Penting ZDNET
Samsung Galaxy A35 5G adalah ponsel pintar yang komprehensif, kini dijual dengan harga $198.
Anda akan menyukai daya tahan baterai hingga dua hari, kualitas layar yang memukau, serta dukungan pembaruan perangkat lunak hingga empat tahun.
Masalah terbesarnya? Kinerjanya cenderung berfluktuasi dan dapat menyebabkan perangkat cepat panas.

**Pilihan pembelian lainnya**

Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.


Saya cukup terkejut betapa nyamannya menggunakan Samsung Galaxy A35 5G. Ponsel mid-range tahun 2024 dari jajaran Samsung ini sebenarnya tidak memiliki fitur yang luar biasa — desainnya mirip dengan ponsel Galaxy lainnya dalam beberapa tahun terakhir, dan tidak ada keistimewaan yang mencolok. Namun, misi ponsel kelas menengah bukanlah untuk membuat gebrakan, melainkan menawarkan keseimbangan antara performa, kualitas, dan harga. Ponsel ini berhasil mencapainya dengan baik.

Beberapa mungkin berpendapat ini bukan ponsel terbaik di kisaran $400, namun layarnya adalah alasan utama ia layak dipertimbangkan.

Galaxy A35 5G menawarkan layar Super AMOLED signature Samsung berukuran 6,6 inci dengan resolusi Full HD+, refresh rate 120Hz untuk pergerakan yang halus, serta kecerahan hingga 1.000 nits yang membuatnya mudah dilihat di bawah sinar matahari langsung. Layar ini juga dilindungi oleh Corning Gorilla Glass Victus+ — sebuah keunggulan tambahan.

**Penawaran Ponsel Terbaik Minggu Ini**

Promosi dipilih oleh tim komersial CNET Group dan mungkin tidak terkait dengan artikel ini.

Salah satu keunggulan Galaxy A35 adalah kapasitas baterainya. Dengan 5.000mAh, ponsel ini dapat bertahan hingga dua hari dengan sekali pengisian penuh. Selama pengujian, saya hanya mengisi dayanya tiga kali, dengan penggunaan yang cukup intens. Sayangnya, tidak ada dukungan pengisian nirkabel, dan kecepatan pengisian maksimal hanya 25W, sehingga butuh waktu lebih lama untuk mencapai 100%. Meski begitu, daya tahan baterai multi-hari adalah kelebihan yang jarang ditemui di ponsel seharga $400.

MEMBACA  Bahaya Mikroplastik di Makanan Akibat Kesalahan Sepele Ini

Hal lain yang tidak saya duga setelah menggunakan A35 adalah kualitas kameranya yang ternyata tidak buruk. Bahkan, setidaknya dua dari kameranya tergolong bagus — klaim yang hampir mustahil diberikan untuk kebanyakan ponsel Android di bawah $500.

Max Buondonno/ZDNET

Kamera utama 50MP cukup mumpuni untuk mengambil foto yang bagus. Warna tidak terlalu berlebihan seperti pada ponsel Samsung lama, sementara kontras dan eksposur umumnya akurat. A35 cukup baik dalam mempertahankan detail bayangan, meski kualitas foto menurun dalam kondisi cahaya rendah. Hasilnya tidak buruk, namun grain dan noise sulit dihindari kecuali jika ada banyak cahaya alami atau tambahan.

Saya juga perlu memberikan pujian untuk kamera selfie 13MP, yang cocok untuk Snapchat atau Instagram Stories. Sayangnya, kamera lain di belakang perangkat ini mengecewakan. Kamera ultra-wide 8MP dengan sudut pandang 123-derajat terlihat grainy dan berkualitas rendah di hampir semua kondisi pencahayaan. Sementara itu, kamera makro 5MP terlihat washout dan hampir tidak bisa menghasilkan gambar yang layak — kecuali di siang hari yang terik.

Jangan berharap bisa merekam video dengan kualitas film menggunakan Galaxy A35 5G, setidaknya Anda dapat merekam dalam 4K pada 30 frame per detik. Selain itu, aplikasi kamera Samsung dioptimasi dengan baik dan mudah dinavigasi.

Max Buondonno/ZDNET

Beberapa fitur lain yang patut dicatat antara lain pemindai sidik jari di dalam layar yang cepat dan andal, sertifikasi tahan air dan debu IP67, Gorilla Glass Victus+ di bagian belakang, serta slot kartu microSD untuk ekspansi penyimpanan. Namun, A35 kurang mulus dalam hal performa. Ponsel ini tidak lambat, tetapi juga tidak selalu cepat. Ditenagai prosesor Exynos 1380 octa-core yang cukup untuk penggunaan sehari-hari, namun selama pengujian, terkadang ponsel melambat hingga butuh beberapa detik untuk membuka aplikasi atau beralih ke mode multitasking.

MEMBACA  IEA menurunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak 2024 karena harga meningkat

Max Buondonno/ZDNET

Perangkat ini juga kadang memanas tanpa alasan yang jelas selama penggunaan biasa. Misalnya, sekali waktu saya sedang membaca artikel sambil mendengarkan Spotify di latar, dan A35 menjadi cukup panas hingga harus saya letakkan.

Ini adalah masalah yang dikenal pada chip Exynos Samsung, yang secara historis tertinggal dari prosesor Snapdragon Qualcomm dalam hal performa dan efisiensi. Untungnya, A35 dapat dipasang dengan RAM 6GB, 8GB, atau 12GB sehingga Anda tidak akan kehabisan memori — asal tidak memaksakan ponsel ini terlalu berat.

Saran Pembelian dari ZDNET

Sulit menemukan ponsel mid-range yang menyeimbangkan pengalaman smartphone dengan baik, namun Samsung Galaxy A35 5G melakukannya dengan cukup baik. Meski performa dan kualitas kamera tertinggal di beberapa aspek, sisanya — terutama layar yang memukau — tergolong bagus untuk harganya.

Ada alternatif solid lain seperti Pixel 8a atau OnePlus 13R, yang menawarkan pengalaman serupa. Namun, keduanya jauh lebih mahal. Seperti disebutkan, Galaxy A35 kini dijual dengan harga kurang dari $200. Sedangkan OnePlus 13R, sebagai perbandingan, harganya tiga kali lipat.

Tinggalkan komentar