Banyak hal yang bisa disalahkan pada AI, mulai dari dampak lingkungan pusat data AI yang rakus lahan, air, dan listrik, hingga ‘AI slop’ yang justru memperburuk iklan dan media sosial. AI dikatakan mengikis makna dari hidup kita, dan juga payah dalam menyelesaikan sudoku. Kenaikan harga komputer juga bisa Anda tujukan pada AI.
Boom AI telah memicu kelangkaan memori PC, karena perusahaan-perusahaan AI menyedot RAM dan penyimpanan untuk menjalankan ribuan server di pusat data mereka yang kian banyak. Tingginya permintaan ini menyebabkan lonjakan harga RAM yang tajam, seiring produsen chip memori mengalihkan produksi ke memori bandwidth tinggi yang lebih menguntungkan untuk pusat data AI dan menjauhi DRAM tingkat konsumen.
Menurut Counterpoint Research, harga DRAM telah melonjak 80 hingga 90% hanya dalam enam minggu pertama tahun 2026. Micron, faktanya, akan menghentikan pengiriman DRAM merek Crucial-nya seluruhnya pada akhir bulan ini untuk “meningkatkan pasokan dan dukungan untuk pelanggan strategis yang lebih besar di segmen yang tumbuh lebih cepat.” Pelanggan strategis yang lebih besar itu adalah perusahaan-perusahaan AI.
Seiring pasokan DRAM menyusut, harga naik untuk segala produk yang mengandungnya—terutama laptop dan desktop. Dan bisa butuh bertahun-tahun hingga harga mulai turun kembali. Dalam sebuah konferensi Cisco awal bulan ini, CEO Intel Lip-Bu Tan mengatakan, “Tidak akan ada penurunan harga hingga 2028.”
Berdasarkan laporan, Dell akan menaikkan harga komputernya 15-20%, dan Lenovo telah menyatakan harganya akan naik tahun ini. Vendor PC lain kemungkinan akan mengikuti. Jika Anda ingin mengantisipasi kenaikan biaya yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat, berikut dua saran.
1. Jangan Menunda Jika Sedang Berburu Komputer
Dengan tidak adanya hargan penurunan harga hingga 2028, menunggu tidaklah masuk akal. Jika Anda memiliki dana yang dialokasikan untuk laptop berikutnya dan bisa membelinya sekarang, saya akan melakukan pembelian sebelum harganya naik.
Produsen dan pengecer laptop utama terus memutar diskon, sehingga Anda biasanya bisa menemukan penawaran laptop yang bagus jika memantau harga selama beberapa minggu dan membeli saat turun. Harga umumnya sedang naik, tapi bukan berarti Anda tidak bisa menemukan harga yang turun selama masa penjualan.
2. Beli RAM Terbanyak yang Terpasang Awal Sesuai Budget
Kebanyakan laptop memiliki RAM yang disolder dan tidak bisa ditingkatkan setelah pembelian, jadi ini adalah aturan praktis yang baik kapan pun membeli laptop. Namun saran ini lebih relevan lagi pada momen spesifik ini, dengan harga yang siap melambung. Jika Anda bisa memasang 32GB atau bahkan 64GB RAM ke laptop yang Anda incar, saya sarankan lakukan saja.
Untuk laptop gaming yang RAM-nya dapat diganti dan tidak disolder ke motherboard, ide yang baik untuk mengisi slot DIMM saat mengkonfigurasi model yang akan dibeli. Sebab jika Anda berencana membeli laptop gaming dengan RAM minimum sekarang, menyisakan satu atau dua slot DIMM kosong untuk menambah RAM nanti, kemungkinan besar Anda akan membayar lebih mahal dibandingkan jika membelinya sekarang.
Rekomendasi Lima Laptop
Untuk membantu Anda menemukan laptop sebelum harganya naik, berikut lima laptop yang saya rekomendasikan tanpa ragu. Masing-masing memenangkan penghargaan Editors’ Choice, dan masing-masing menawarkan 32GB RAM atau opsi untuk meningkatkan alokasi dasar 16GB menjadi 32GB atau 64GB.
HP OmniBook 5 14 dan Asus Zenbook A14 adalah laptop mainstream yang tipis, ringan, dengan desain all-metal yang stylish dan layar OLED yang cantik. Keduanya menawarkan prosesor seri Qualcomm Snapdragon X dan daya tahan baterai yang luar biasa. ZenBook A14 yang saya ulas datang dengan 32GB RAM, sedangkan OmniBook 5 14 hanya memiliki 16GB RAM. Tapi HP memungkinkan Anda mengkonfigurasi OmniBook 5 14 dengan 32GB RAM dengan harga tetap di bawah $1.000.
Untuk gamer, Lenovo Legion 5i Gen 10 menyediakan OLED beresolusi tinggi yang memperluas daya tariknya melampaui sekadar gaming. Harganya konsisten di $1.569 di Newegg. Tidak ada yang tahu berapa lama harga ini akan bertahan, tapi itu adalah penawaran bagus untuk laptop gaming midrange yang serba bisa dengan grafis RTX 5060. Lenovo juga membuat 2-in-1 terbaik yang diulas CNET tahun lalu, yaitu Lenovo Yoga 9i 2-in-1 Aura Edition yang nyaris sempurna.
Melengkapi rekomendasi saya adalah MacBook favorit saya, Air 15 inci, yang menawarkan keseimbangan optimal ukuran layar dan berat sistem, bersama prosesor M4 dari Apple yang kuat dan efisien. Saya mengulasnya dengan 16GB RAM, namun Anda bisa mengembangkannya ke 24GB atau 32GB sebelum membeli.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat laptop terbaik 2026, laptop Windows terbaik, MacBook terbaik, laptop gaming budget terbaik, 2-in-1 terbaik, dan laptop dengan daya tahan baterai terbaik.