Pada hari Jumat, NASA mengarahkan lima orang di Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk sementara berlindung di dalam wahana antariksa SpaceX Dragon setelah insinyur mendeteksi kebocoran udara di segmen Rusia stasiun tersebut. Empat anggota awak SpaceX Crew-12 dan astronaut NASA Chris Williams memasuki wahana SpaceX Dragon jika NASA memerlukan evakuasi. Setelah beberapa jam, mereka kembali ke operasi normal.
Para astronaut mendeteksi dua kebocoran udara baru di tabung transfer yang berbatasan langsung dengan modul layanan Zvezda. Modul sepanjang 43 kaki ini berfungsi sebagai tempat tinggal utama dan menaungi sistem penunjang kehidupan di segmen orbital Rusia dari ISS. Astronaut Rusia memperbaiki salah satu kebocoran dan memutuskan untuk melakukan perbaikan yang lebih ekstensif pada kebocoran lainnya.
"Menyusul kebocoran baru, Roscosmos memilih untuk melanjutkan operasi perbaikan yang lebih ekstensif pada hari Jumat, 5 Juni," kata Bethany Stevens, juru bicara NASA, dalam sebuah unggahan di X. "Demi kehati-hatian yang tinggi, NASA telah mengarahkan keempat anggota SpaceX Crew-12 badan tersebut dan astronaut NASA Chris Williams untuk mengambil postur keselamatan yang lebih tinggi di wahana Dragon selama perbaikan berlangsung."
Seorang perwakilan NASA tidak segera menanggapi permintaan komentar. Kebocoran udara terjadi di terowongan transfer yang keluar dari modul Zvezda.
Masalah yang Mengganggu
Kebocoran udara di modul layanan Zvezda telah menjadi masalah berkelanjutan bagi NASA dan Roscosmos, badan antariksa nasional Rusia. Penurunan tekanan berkelanjutan pertama teridentifikasi sekitar tahun 2019, bertahun-tahun setelah modul mulai beroperasi pada tahun 2000. Investigasi berfokus pada area kompartemen transfer yang menghubungkan Zvezda ke seluruh stasiun. Meskipun beberapa upaya perbaikan telah dilakukan, sumber pasti kebocoran belum dapat dikonfirmasi, dan para insinyur terus mengevaluasi kemungkinan penyebab, termasuk penuaan struktural dan integritas sambungan.
Terdapat prosedur untuk mengurangi dampak kegagalan besar. Hatch menuju area transfer yang menghubungkan Zvezda ke kapal-kapal yang merapat di segmen Rusia ISS, yang disebut PrK, ditutup ketika tidak digunakan. Saat diakses, hatch lain menuju segmen orbital AS dari ISS ditutup. Jika kegagalan benar-benar terjadi, hanya segmen orbital Rusia yang terpengaruh.
Masa Depan ISS Masih Tidak Pasti
Rencana saat ini adalah menjaga ISS tetap aktif hingga pensiun yang direncanakan pada akhir tahun 2030. Rencana NASA mencakup wahana antariksa SpaceX khusus yang akan mendorong stasiun luar angkasa sebesar lapangan sepak bola itu keluar dari orbit dan kembali ke Bumi. Para anggota parlemen sedang memperdebatkan untuk membiarkan stasiun tersebut beroperasi beberapa tahun lagi, hingga 2032, agar penggantinya dapat dibangun dan diluncurkan.
Mitran swasta diharapkan dapat membangun pengganti, sebuah langkah yang NASA harapkan akan memicu peluang baru di luar angkasa. Stasiun luar angkasa komersial yang direncanakan tersebut dijadwalkan untuk selesai diluncurkan sebelum badan tersebut akhirnya memindahkan ISS dari orbit.