Maria Diaz/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.
-
- *
Ada beragam cara untuk memanfaatkan perangkat lama yang sudah tidak kita gunakan. Contohnya, saya memiliki beberapa tablet Fire lama yang saya ubah menjadi Echo Show untuk keperluan rumah. Namun, salah satu kegunaan terbaik untuk tablet lama adalah menjadikannya panel kontrol rumah pintar. Bahkan, ini merupakan salah satu peningkatan termudah dan paling hemat biaya yang bisa Anda terapkan di rumah.
Jika Anda memiliki banyak lampu, colokan, sakelar, dan perangkat pintar lainnya, menambahkan panel kontrol untuk mengelolanya dari satu titik tentu akan sangat menguntungkan. Menyiapkan tablet lama sebagai pusat kendali sentral tidak hanya memberikan napas baru pada perangkat, tetapi juga memberikan hub yang dapat diakses oleh siapa saja di rumah.
- *
-
- *
Cara Menggunakan Tablet Lama sebagai Layar Rumah Pintar
Maria Diaz/ZDNET
Apa yang Anda butuhkan: sebuah tablet lama, kabel pengisi daya, dudukan dinding (opsional), atau stand (opsional).
Sistem otomasi rumah pintar pilihan Anda akan bertindak sebagai otak yang mengendalikan perangkat. Sistem ini juga akan menjadi platform yang Anda gunakan di tablet-yang-berubah-menjadi-panel-kontrol untuk mengelola rumah pintar Anda.
Anda mungkin sudah memiliki sistem otomasi rumah pintar favorit, terutama jika rumah pintar Anda sudah terpasang, namun berikut perbandingan opsi paling populer:
- *
- Home Assistant: Opsi sumber terbuka ini menawarkan kendali paling luas atas dasbor, perangkat, dan otomasi Anda. Ini adalah pilihan utama bagi pengguna ahli dan penggemar rumah pintar yang senang menyesuaikan sistem agar bekerja sesuai keinginan. Home Assistant beroperasi secara lokal dan sangat cepat, sehingga respons perangkat Anda sangat andal. Sistem ini juga salah satu yang paling kompatibel, memungkinkan Anda menggabungkan perangkat dari berbagai merek dalam satu pengendali, bahkan jika tidak semuanya mendukung Matter.
- Amazon Alexa: Pilihan teratas untuk pemula dan pengguna rumah pintar yang menyukai kendali suara. Alexa merupakan asisten suara yang paling andal dan responsif. Alexa bekerja dengan aplikasi Alexa, perangkat Echo, dan yang terbaru, secara daring di Alexa.com. Dengan rilis terbaru Alexa+, asisten suara ini kini juga didukung AI generatif, sehingga Anda bisa memberikan perintah yang lebih kompleks, seperti mematikan berbagai jenis perangkat dalam satu permintaan.
- Apple Home: Ini adalah platform pilihan bagi banyak pengguna iPhone. Jika Anda sangat terintegrasi dengan ekosistem Apple, ini opsi yang bagus. Apple Home juga pilihan utama bagi mereka yang menghargai privasi. Antarmuka penggunanya dikenal bersih, namun fokus kuat pada privasi juga menjadikannya ‘taman berdinding’. Meski demikian, Anda bisa menggunakan perangkat Matter dengan Apple Home, yang membuka kompatibilitas yang dulunya sangat terbatas.
- Google Home: Pilihan bagus untuk ekosistem Android, menawarkan kontrol sederhana yang mudah ditemukan dan digunakan, serta antarmuka yang bersih. Google Home juga memiliki Gemini untuk Home, asisten suara berbasis AI generatifnya. Namun, Anda memerlukan langganan untuk menggunakan semua fitur terbaiknya. Google Home adalah opsi hebat jika Anda banyak menggunakan perangkat Nest, tetapi juga kompatibel dengan Matter, sehingga Anda tidak terbatas pada perangkat "Works with Google".
Anda dapat mengatur layar tablet agar tidak pernah mati sendiri atau mengatur waktu tidur ke durasi terlama. Opsi pengembang Android memungkinkan Anda mengatur tablet untuk tetap menyala saat diisi daya.
Perlu diingat, jika perangkat ini akan menetap di satu tempat, Anda harus membiarkannya tersambung ke listrik.
Jika Anda ingin mengunci tablet pada satu aplikasi saja, seperti Google Home atau Apple Home, Anda dapat mengaktifkan Guided Access di iPad, atau menggunakan aplikasi Android seperti Fully Kiosk Browser atau WallPanel. Penggunaan aplikasi ini mencegah pengguna lain keluar dari aplikasi otomasi rumah atau browser pilihan Anda. Aplikasi tersebut juga secara otomatis meluncurkan aplikasi rumah pintar sehingga dasbor dapat langsung dilihat saat tablet bangun dari tidur.
Setelah mereset perangkat dan menambahkan aplikasi sistem otomasi rumah pintar, saatnya menyiapkan tampilan utama. Perlu dicatat, jika Anda menggunakan iPad, Apple Home sudah terpasang, dan jika menggunakan tablet Android, Google Home mungkin sudah terpasang setelah memformat tablet.
Baca juga: Pembaruan Google Home terbaru membawa perbaikan Gemini yang saya tunggu-tunggu untuk dicoba lagi
Buka aplikasi otomasi rumah pintar Anda dan siapkan halaman utama atau dasbor. Inilah yang akan Anda lihat saat mendekati tablet. Tambahkan perangkat favorit ke halaman utama agar mudah dikendalikan. Misalnya, lampu pintar, termostat pintar, kamera keamanan, dan kunci pintar. Anda juga dapat menambahkan pintasan ke scene dan rutinitas.
Jika berencana memasang tablet di dinding, Anda bisa memilih dari opsi dudukan rata dengan dinding, dudukan magnetik, atau opsi lain yang kompatibel dengan tablet Anda. Untuk tampilan yang lebih menyatu, Anda dapat memasang kabel pengisi daya tersembunyi di dalam dinding.
Anda juga bisa meletakkannya di atas stand sederhana di meja dapur, misalnya, atau di meja dekat pintu masuk, agar mudah diakses saat diperlukan.
Bisakah Saya Menggunakan Home Assistant di Tablet?
Ya, Anda dapat menyiapkan dasbor Home Assistant di tablet untuk berfungsi sebagai panel kontrol. Home Assistant memungkinkan kustomisasi dasbor dan pengaturan perangkat hampir sesuai keinginan, yang sangat membantu untuk mendapatkan gambaran cepat tentang rumah pintar Anda.
Bisakah Tablet Panel Pintar Menjadi Satu-satunya Metode Kontrol di Rumah?
Saya sangat tidak menyarankan menjadikan tablet sebagai satu-satunya metode kontrol rumah pintar, karena dapat menimbulkan masalah jika tablet suatu saat bermasalah. Pertahankan aplikasi sistem otomasi rumah pintar di ponsel Anda sebagai cadangan kontrol.
Selain itu, tablet bukanlah hub, jadi biarkan smart speaker dan hub tetap berjalan saat Anda menggunakan tablet sebagai cara cepat mengontrol perangkat favorit.
Di Mana Sebaiknya Meletakkan Panel Rumah Pintar?
Tempatkan panel rumah pintar di lokasi yang paling sering Anda gunakan untuk mengendalikan perangkat. Mungkin di dapur sebagai panel utama untuk semua penghuni rumah, atau di dekat pintu masuk untuk menjalankan scene cepat dan mengontrol kunci.
Saya meletakkan satu panel di dinding tangga rumah agar saya atau siapa pun di rumah dapat dengan mudah mengontrol lampu dan perangkat lain saat naik atau turun untuk beristirahat malam.