Linux Mint dan Elementary OS
Ikuti ZDNET: Jadikan kami sumber pilihan di Google.
Poin penting ZDNET:
Baik elementary OS maupun Linux Mint sangat cocok untuk pengguna baru.
Masing-masing distribusi menarik bagi tipe pengguna yang berbeda.
Keduanya bisa diinstal dan digunakan secara gratis.
Linux memiliki lebih banyak distribusi daripada jumlah keping puzzle. Jumlahnya ribuan, mulai dari yang sangat mudah hingga yang rumit.
Tentu, jika Anda baru mengenal Linux, Anda pasti ingin memulai dengan sesuatu yang dapat memperkenalkan sistem operasi open-source dengan mulus. Setiap pengguna Linux punya pendapat soal distribusi mana yang terbaik bagi pendatang baru, namun saya berpendapat pilihannya tergantung dari mana Anda berasal.
Saya ingin membahas dua distribusi yang masuk akal bagi pengguna MacOS maupun Windows. Mereka yang baru di Linux mungkin tidak ingin beralih ke sistem operasi yang sama sekali berbeda dari yang biasa mereka pakai.
Dengan kata lain: elementary OS dan Linux Mint. Mari lihat mana yang tepat untukmu.
elementary OS
Saya punya tempat spesial di hati untuk elementary OS. Saya dulu menyebutnya distribusi favorit saya sepanjang masa. Saya memakainya bertahun-tahun dan benar-benar menyukainya. Distribusi elementary OS menawarkan desktop bersih yang langsung terasa akrab bagi pengguna MacOS. Ada dock di bawah dan panel di atas, dengan tema yang sangat elegan. Semua elemen bersatu menciptakan Linux yang tak hanya mudah dipakai, tapi juga sedap dipandang.
Juga: Elementary OS 8 konisten melestarikan tradisi desktop cantik dan ramah pengguna
Berdasarkan Ubuntu LTS, elementary OS punya keandalan yang sama dengan induknya dan sama-sama ramah pengguna—bahkan lebih. Tema bawaannya sangat berkelas dan dipikirkan matang, memudahkan interaksi.
Saat login desktop, Anda akan berhadapan langsung dengan dock dan bar atas. Di dock, ada peluncur cepat untuk manajer file, browser, daftar tugas, kalender, pemutar musik dan video, penampil gambar, toko aplikasi, serta tombol menambah ruang kerja baru.
Di panel atas, terdapat menu desktop (paling kiri), akses cepat ke kalender (tengah), dan bilah sistem (paling kanan).
Tak ada satu pun—berpengalaman Linux ataupun tidak—yang akan kesulitan dengan elementary OS, terutama jika datang dari MacOS.
Salah satu hal paling mencolok saat membuka menu desktop adalah minimnya aplikasi pre-instal. Itu wajar karena elementary OS memiliki AppCenter yang luar biasa untuk instalasi prangkat lunak.
Jangan khawatir jika hanya melihat sedikit aplikasi bawaan di menu desktop.
Jack Wallen/ZDNET
elementary OS juga meningkatkan keamanan dengan tambahan Secure Session, yang memperkuat privasi dengan meminta izin pengguna sebelum aplikasi mengakses fitur sistem seperti kamera atau mikrofon. Anda juga bisa mengatur batas waktu layar, membuat pintasan keyboard, dan lainnya.
Untuk siapa elementary OS?
Jika Anda selama ini memakai MacOS dan ingin mencoba Linux, elementary OS adalah distribusi yang pas. Dengan UI menyerupai Apple, toko aplikasi simpel, keamanan memadai, serta kemudahan, Anda bakal langsung betah.
Memang bukan berarti pengguna Windows tak bisa, karena bisa kok dipangi oleh siaa aja.
Juga: Laptop Linux terbaik tahun 2024
elementary OS adalah sistem operasi yang harfiah: urusan kemudahan, nama bilang begitu disebut simplicity ; adakalanya daily-thingk berdaytingkin ap o.
I’m dney
Ah $sorry . Menuiptiptptir ?? Langsung
jjk