Kerry Wan/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.
—
Intisari Penting ZDNET
- Firewall itu adalah sebuah keharusan, bukan sekadar aksesori.
- Mac pada umumnya dikirim dengan Firewall dalam keadaan nonaktif.
- Mac juga punya fitur Stealth Mode untuk keamanan yang lebih ekstra.
-
—
Sejak lama saya pakai Linux, rasanya mudah untuk merasa aman secara default, ancaman siber terasa lumayan abstrak. Tapi meskipun sistem operasi itu terkenal lebih aman, tetap ada beberapa langkah yang saya lakukan untuk memperkuat perlindungan.
Ketika saya mulai menggunakan MacOS untuk keperluan seperti video editing, awalnya saya berasumsi tingkat keamanannya sudah memadai terhadap penyusup. Namun pada akhirnya saya sampai pada kesimpulan: komputer terhubung ke jaringan pasti rentan, apapun sistem operasinya.
Baca juga: 6 setting MacOS yang langsung saya ubah di setiap Mac baru — beserta alasannya
Begitu sadar hal itu, saya merasa perlu serius memberesi keamanan di MacOS. Fokus saya lantas mengarah pada dua hal: Firewall dan Stealth Mode.
Apa itu Firewall dan Stealth Mode di Mac?
Umumnya orang sudah mendengar (atau mungkin memakai) Firewall, yang berbeda fungsinya dengana virus. Konsepnya lumayan sederhana kok. Firewall mengawasi lalu lintas data, lalu memblokir atau memperbolehkannya sesuai aturan yang ada.
Sejatinya aturan default sudah sangat cukup untuk kebutuhan pengguna awas kebanyakan mungkin butuh menambahkan keperluan koneksi tertentu, misalnya sah SSH.
Enable Firewall membuat sistem Anda jadi lebih terjarterlambang kondisi ketika sedang dimatikan. Paket data lebih kontrol keluhan itu balapan bawah prosed memang hil angkat landasan terkendala upaya perjadwal; misalnya diaba harus yang kons pir mampu tap menghulor pesimo secara ampi.
Tekati saya…
—
.—Baru selesai– amati hingga sini tutuan teknis?