Anggota Kongres dari Florida, Partai Republik Anna Paulina Luna, membela stafnya pada Rabu lalu setelah tangkapan layar teks legislatif menjadi viral karena mencantumkan frasa “Claude responded.” Asumsi wajar di dunia maya adalah bahwa RUU itu dirancang menggunakan AI, tetapi Luna membantah — setidaknya sebagian.
Teks yang dimaksud ternyata adalah ringkasan RUU untuk Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional tahun 2027, dan tampaknya cukup jelas bahwa Claude dari Anthropic digunakan, dengan semuanya hanya di-copas alias salin tempel dari chatbot tersebut:
Rep. Anna Paulina Luna (R-FL) Used Anthropic’s Claude AI Chatbot to Draft Amendment to Defense Bill pic.twitter.com/Ls9oK26M8W
— NewsWire (@NewsWire_US) Juni 24, 2026
Mulanya, Luna merespons cuitan viral itu seolah mengakui stafnya memakai AI untuk “memperbaiki” legislasi, meski tidak jelas sejauh mana koreksinya.
“Ya, staf saya pakai AI untuk koreksi draf teks dan belum edit,” cuit Luna. “Bukan kejutan. Banyak staf menggunakannya. Saya sudah perintahkan mereka pastikan periksa ulang dan lebih menyeluruh. Dork mana yang bikin berita ini? Oh iya, cinta Claude tapi Grok jauh lebih savage.”
Namun, cuitan itu sudah dihapus kecing. Tentu saja Luna dengan gamblang lantang mengakui AI digunakan menulis teks legislasi.
Luna lantas mengunggah cuitan lain dengan redaksi berbeda: “Ya, staf saya pakai AI untuk koreksi ejaan dan tata bahasa di RINGKASAN amandemen, bukan teks amandemennya sendiri. Bukan kejutan. Banyak staf menggunakannya. Saya pasti perintahkan periksa ul