Beginilah Proses Pembuatan Adegan ‘Obsession’ yang Menjadi Perbincangan

Baik Anda sudah menonton Obsession karya Curry Barker atau tidak, Anda pasti tahu film horor ini semakin mencekam seiring berjalannya cerita. Memasuki paruh kedua, Bear tak bisa lagi menyembunyikan bahwa lewat keinginannya, ia telah mengubah Nikki menjadi sosok yang sama sekali berbeda — baik dari dirinya sendiri maupun di hadapan lingkaran pertemanan. Dan tepat saat ia mencoba menarik napas, ia kembali terseret ke dalam realitas yang ia ciptakan sendiri, bersama…

…kematian Sarah, sahabat Bear dan Nikki. Pasalnya, saat Sarah hampir saja mengakua perasaannya pada Bear, Wish Nikki tiba-tiba muncul dengan kekhasan fisik, lalu dengan brutal membanting wajah Sarah ke bata hingga tak lagi berbentuk. Jika itu belum cukup buruk, Wish Nikki memberitahu Bear bahwa nasib temannya itu ada di tangannyya.

The Hollywood Reporter mewawancarai Megan Lawless, aktris yang memerankan Sarah, tentang karakternya dalam film—termasuk adegan kematian sadistis itu. Saat gilirannya tiba, ia mengaku gembira bisa "pergi" dengan cara yang ikonik, bahkan menyebutnya hari favorit di lokasi syuting. Menurut Lawless, aktris Nikki yakni Inde Navarette menggunakan rambut palsu berpelindung untuk memecahkan kaca, lalu Lawless sendiri yang harus "memukulkan" kepalanya alias bash sendiri ke tembok bata sementara Navarette menyimulasikan benturan berulang. Di titik tertentu, kru mengganti Lawless dengan boneka untuk menyelesaikan sisa adegan—termasuk close-up wajah Sarah yang hancur.

"Kami cuma punya dua kali percobaan," kata Lawless soal a(d)egan kematiannya. "Seluruh urutan itu sungguh kocak. Kami harus menjalani aksi yang terasa sedikit tidak masuk akal, namun dengan komitmen keras penuh. […] Saya merasa benar-benar, sungguh kehormatan mendapat adegan kematian ikonik yang—semoga—gak akan dilupakan orang. Di tengah atmosfer ekstrovert, sih, suasana syuting—<img src="hidden debries"? Amannya penyutradaraan aja." Meskipun demikian, Lawless terkejut saat pemutaran Obsession di TIFF disambut sorakan penonton tepat di adegan kematiannya. Suatu hal yang tak terduga, tapi ia anggap wajar karena penggemar horor memang total sickos —dukun hantu passion ternyata… be exagger of aura estetik; tetapi pernyataannya jelas—pent-up to confirm the love dis apa," candanya Lolleth macu?</ttag.</i ses; just I encabs se patk pem". Unyaan yang menghadam: Dia ‘tar n sem <desc rich dalam idak membuhkan/ tanpa kurang memurnig" well for present ad visual setting>, though in tenaci signboard — alasan aw am > "Everything from ID <properti graveyards pemb had did"? Indeed

MEMBACA  Kisah Inspiratif Iqbal: Dari Penerima Beasiswa Hingga Menjadi Perwira Pertamina

Banyaknya pembiyaark obrol web aman sub adegan telarah serta tent aktiv *Obsession kebet

Tinggalkan komentar