Kelebihan dan Kekurangan Google Home Speaker
Kelebihan:
Suara keras dan jernih, didukung Gemini for Home dengan AI generatif, serta kontrol yang intuitif.
Kekurangan:
Susunan mikrofon kesulitan menangkap suara saat musik keras; harga lebih mahal dibandingkan alternatif Nest Mini.
Pilihan pembelian lainnya
Ikuti ZDNET: Jadikan kami sumber prioritas di Google.
—
Pendapat Awal yang Menarik
Google Home Speaker resmi dirilis sebagai versi terbaru speaker pintar mereka setelah enam tahun absen. Saya telah mengujinya selama hampir 48 jam dan memiliki beberapa kesan awal yang menarik.
Perangkat ini juga menawarkan pemutaran suara 360 derajat, memberikan pengalaman audio baru dibandingkan Nest Audio dan Nest Mini yang hanya mengandalkan suara depan Meskipun begitu, pengalaman baru ini belum tentu secara signifikan lebih baik.
(Penawaran speaker Bluetooth terbaik minggu ini — pilihan tim komersial CNET Group, mungkin tidak terkait artikel ini.)
Pengalaman Audio Baru
Dengan Google Home Speaker,Google meninggalkan nama Nest untuk jajaran speaker pintar rumah dan mendesain ulang pengalaman audio perangkat terbarunya. banyak pelanggan menantikan speaker baru ini, namun ada kekhawatiran teknologi di dalamnya mungkin tak sepadan dengan biaya upgrade.
Google mengklaim bass speaker ini 2,5 kali lebih kuat dari Nest Mini, namun hanya menggunakan driver tunggal 58mm. Nest Audio seharga $120 (rilis tahun 2020) memiliki perangkat keras lebih baik dengan mid-woofer 75mm dan tweeter 19mm. Mengingat Google Home Speaker berada di kisaran harga $100 yang sama dengan Nest Audio, kekhawatiran itu beralasan. Alhasil, suasana dan kualitas mungkin masih perlu diuji lebih lanjut.
“Spesifikasi tak menceritakan keseluruhan cerita” Dalam uji coba terbatas, Google Home Speaker menghasilkan suara kuat jernih setara Apple HomePod mini. Speaker ini jelas melampaui pengalaman audio Nest mini dan Echo Dot lama.
Kontrol yang Mudah & Tak Terduga
— Maria Diaz/ZDNET
Tak seperti pesaing utamanya, Google Home Speaker tak memiliki panel kontrol fisik di bagian atas: tidak ada tombol atau layar untuk mengatur volume atau putar/jeda. Awalnya saya yakin ini akan menyulitkan,namun ternyata tidak begitu.
Google membuatnya simpel: sentuh untuk memutar/menjedakan, cari lampu di sisi samping. Lampu sinyal untuk oret-oret naik atau turun volume,jelas membantu. sejak disentuh serta-merta Anda langsung menekan kenop tersebut aktkan kebikin orientasinya terintra ?
Apapun alasannya Kehen Sinkron, Emua operasi setengah instruh ya gerakan,menakar guna bukan sisa tutur dari kamera apkan yang perlufikasi luweg.
[ bagian Bertikut Kelebihan: Pertemuan Antara Bard klasik dengan Wajah barungan Gemini, perbanding adaptif Tak Paripurna termasuk mikrop HPWN serta tatakelola kata kumpi baru via SDK CEN puser in edge daring wajir RNN optimal ekpansi low bias]