Memiliki mesin pencuci piring seringkali terasa seperti kemewahan. Namun, kesan itu bisa sirna saat Anda mulai menemukan kayu yang melengkung dan barang pusaka yang pecah. Godaan untuk memasukkan semua peralatan kotor ke dalam rak memang kuat, tetapi kenyamanan itu bisa berakibat fatal jika Anda tidak berhati-hati. Suhu yang sangat tinggi dan semprotan air bertekanan memang bagus untuk mensterilkan piring, namun tidak ideal untuk peralatan dapur yang lebih sensitif.
Material berpori seperti kayu akan retak, dan gelas tipis mudah rusak akibat thermal shock dan getaran. Lebih parah lagi, "pembersihan mendalam" itu akan membuat pisau koki mahal Anda tumpul dan merusak lapisan pada wajan favorit Anda. Intinya, jika Anda menghargai keawetan peralatan Anda, berhentilah memperlakukan mesin pencuci piring sebagai solusi serba bisa.
Sebelum Anda menutup rapat mesin untuk cucian berikutnya, luangkan sejenak untuk menyaring barang-barang yang rentan. Peralatan makan high-end dan peralatan masak yang telah seasoned lebih baik dicuci di wastafel. Berikut adalah barang-barang yang sebaiknya tidak pernah Anda percayakan ke mesin dalam kondisi apapun.
11 Barang yang Akan Dirusak oleh Mesin Pencuci Piring Anda
1. Cangkir Berinsulasi
Tekanan dari mesin pencuci piring dapat merusak cangkir berinsulasi. Panas dan tekanan tinggi dapat merusak atau memecahkan segel vakum yang membuat wadah ini efektif. Cucilah dengan tangan menggunakan air hangat dan sabun.
2. Talenan Kayu
Talenan kayu dapat rusak hanya dalam satu siklus pencucian. Air panas dapat menyebabkan kayu terkuat sekalipun melengkung, retak, atau pecah. Cucilah dengan tangan dan keringkan secara menyeluruh dengan posisi berdiri di sisinya.
3. Gelas Anggur
Secara umum, 90% gelas anggur tidak aman untuk mesin cuci piring. Gelas yang tipis dan halus sangat mungkin pecah. Cucilah dengan tangan dan bilas hingga bersih agar tidak ada residu sabun yang mengganggu bouquet anggur Anda berikutnya.
4. Pisau Dapur
Jika Anda ingin menjaga ketajaman pisau koki Anda, jangan memasukkannya ke mesin pencuci. Perendaman lama dalam air panas akan mengurangi ketajaman mata pisaunya, dan benturan dengan barang lain dapat menyebabkannya penyok dan tumpul.
5. Barang Antik, Porselen, dan Fine China
Peralatan masak, kue, dan gelas antik bukan kandidat yang baik untuk mesin cuci piring. Usianya mungkin telah mengkompromikan integritasnya, membuatnya rentan pecah. Porselen sendiri memang aman, tetapi barang-barangnya seringkali tipis dan rapuh.
6. Peralatan Masak Nonstick
Permukaan nonstick mudah tergores dan terkikis ketika disemprot air panas dan sabun atau bergesekan dengan panci dan piring lain di dalam rak.
7. Peralatan Masak Tembaga
Tembaga akan kusam dan ternoda akibat paparan air panas yang lama. Logam ini juga lunak, sehingga rentan penyok jika terbentur barang lain.
8. Peralatan Masak Cast Iron
Satu siklus di mesin pencuci berpotensi menghilangkan lapisan seasoning dan patina halus pada wajan cast iron Anda. Deterjen keras dapat merusak permukaannya, sementara perendaman lama dapat menyebabkan karat.
9. Piring dan Wajan Berminyak
Minyak dan lemak terkenal dapat menyebabkan penyumbatan di mesin pencuci piring. Buang minyak sebanyak mungkin ke tempat sampah, lalu cuci dengan tangan menggunakan sabun dan air panas sebelum mempertimbangkan untuk memasukkannya ke mesin.
10. Peralatan Kayu
Apa pun yang terbuat dari kayu dapat rusak jika dicuci di mesin. Ini termasuk sendok, sumpit, dan mangkuk kayu. Cucilah selalu dengan tangan dan keringkan dengan cepat.
11. Cangkir dan Wadah Plastik
Wadah penyimpanan makanan dari plastik yang tipis tidak tahan. Kebanyakan kotak takeout dan wadah plastik akan meleleh jika terkena air mendidih. Cangkir plastik juga rentan meleleh.