Saham Logam Tanah Jarang Ini Melonjak 108% pada 2025. Patutkah Terus Membelinya di Tahun Baru?
Logam tanah jarang kembali jadi fokus karena kontrol rantai pasok, bukan cuma permintaan, yang sekarang menggerakkan cerita investasi. China menguasai hampir 70% pertambangan dan sekitar 90% pengolahan logam tanah jarang dunia, memegang kendali ketat atas bahan yang dipakai dari mobil listrik sampai elektronik. Jadi, bahkan “penundaan” saja bisa gerakkan pasar. Namun, janji China untuk menunda … Baca Selengkapnya