Alokasi 62,9 Hektare untuk Kawasan Diplomatik Nusantara
Pemerintah Indonesia sudah mengalokasikan sekitar 62,9 hektar tanah untuk pembangunan kompleks diplomatik di ibu kota baru Nusantara, Kalimantan Timur. Wakil untuk Perencanaan dan Tata Kelola Tanah di Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN), Mia Amalia, mengatakan pada Senin bahwa proyek ini dikoordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri. Kementerian akan menyampaikan detail pembangunan kepada kedutaan-kedutaan asing. Dia mencatat … Baca Selengkapnya