Enam turis asing tewas dan 39 lainnya diselamatkan pada Kamis ketika sebuah kapal selam rekreasi tenggelam di dekat kota Laut Merah Hurghada Mesir, kata pejabat Mesir. Sub tersebut membawa 45 wisatawan dari Rusia, India, Norwegia, dan Swedia, bersama dengan kru Mesir lima anggota, ketika tenggelam di pelabuhan di depan sebuah hotel di Hurghada, Gubernur provinsi Laut Merah Amr Hanafi mengatakan dalam sebuah pernyataan. Enam korban tewas semuanya dari Rusia, katanya. Empat orang terluka parah dirawat di unit perawatan intensif, menurut Hanafi. Tidak ada orang yang hilang dalam kecelakaan yang sedang diselidiki. “Otoritas terus menyelidiki bersama kru untuk menentukan penyebab kecelakaan,” katanya. Kapal selam, bernama Sindbad, sedang melakukan pelayaran di sekitar terumbu karang di Laut Merah ketika kecelakaan terjadi, sumber keamanan dan medis mengatakan ke dpa. Konsul Jenderal Rusia di Hurghada, Viktor Voropaev, sejauh ini telah mengkonfirmasi kepada agen berita TASS bahwa lima wisatawan yang tewas adalah warga Rusia, dua di antaranya anak di bawah umur. Sumber keamanan Mesir awalnya mengatakan kapal selam mengalami kegagalan mesin. Pada November, sebuah perahu wisata terbalik di dekat pantai Laut Merah Mesir, dekat kota Marsa Alam. Dari 44 orang asli di kapal, 33 orang selamat telah diselamatkan. Beberapa jenazah ditemukan. Pada saat itu, otoritas mengatakan gelombang besar menghantam kapal, yang disebut Sea Story, dan menyebabkannya terbalik. Sebuah pemandangan dari Laut Merah di dekat area di mana kapal selam wisata Sindbad tenggelam di dekat pantai Hurghada. Enam orang tewas dan sembilan lainnya terluka dalam kejadian tersebut. Mark Malak/dpa.