Sejak laporan mengenai kemungkinan adanya kesepakatan dengan Iran mulai mencuat, para pendukung garis keras Israel di Amerika Serikat telah memperingatkan Presiden Donald Trump untuk tidak menandatangani perjanjian tersebut.
Tokoh-tokoh elang, termasuk beberapa senator terkemuka, dengan lantang menyuarakan penolakan terhadap setiap kesepakatan yang gagal menyingkirkan, atau setidaknya secara signifikan melemahkan, kepimpinan politik Iran sekaligus menghancurkan kekuatan militernya.
Cerita Rekomendasi
daftar 3 itemakhir daftar
Akan tetapi, setelah Trump melempar wacana tentang kemungkinan lebih banyak negara Arab yang menjalin hubungan formal dengan以色列 sebagai bagian dari kesepakatan itu, beberapa suara kritis mulai melunak.
Senator AS Lindsey Graham termasuk di antara para politisi tersebut. Pada hari Sabtu, Graham — seorang pendukung vokal perang — memperingatkan bahwa mengakhiri konflik demi membuka kembali Selat Hormuz akan menjadi “mimpi buruk” bagi Israel.
“Penting bagi kita untuk melakukan hal ini dengan benar,” tulisnya dalam sebuah unggahdi jejaring sosial< /a?, pada hari Sabtu, yang kemudian dibagikan pula oleh ————>>>,————
p>>>>American —. ,&nb★☆,—,: “< h1][’';li,== !',
ا. Dalam…
< pre>, Rabington’ ———— se_himp <小.组— in-in dia:::ing> ‘}}||“/>::] as_” `The\\/(/*(*!!
Sel.— “)