Trump Perintahkan Blokade ‘Total’ untuk Kapal Tanker Minyak Venezuela yang Disanksi

Perintah ini muncul sepekan setelah militer AS menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela.

Diterbitkan Pada 17 Des 2025

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memerintahkan blokade “total dan menyeluruh” terhadap semua kapal tanker minyak yang disanksi yang masuk dan keluar dari Venezuela.

“Atas pencurian Aset kami, dan banyak alasan lain, termasuk Terorisme, Penyemuggulan Narkoba, dan Perdagangan Manusia, Rezim Venezuela telah ditetapkan sebagai ORGANISASI TERORIS ASING,” tulis Trump di Truth Social.

“Oleh karena itu, hari ini, saya memerintahkan BLOKADE TOTAL DAN MENYELURUH ATAS SEMUA KAPAL TANKER MINYAK YAHG DISANKSI yang masuk ke, dan keluar dari, Venezuela,” ujarnya.

Komentar Trump muncul sepekan setelah pasukan AS menyita sebuah kapal tanker minyak yang disanksi di lepas pantai Venezuela dan seiring Washington memerintahkan penumpukan besar-besaran kekuatan militer AS di lepas pantai Venezuela dalam operasi yang diklaim menargetkan penyelundupan narkoba.

Militer AS telah menewaskan sedikitnya 90 orang sejak September dalam serangan terhadap puluhan kapal di Samudra Pasifik timur dan Laut Karibia dekat Venezuela, yang dikritik para ahli hukum internasional sebagai pembunuhan di luar proses peradilan.

Washington mengklaim kapal-kapal tersebut terlibat dalam perdagangan narkoba namun tidak memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya.

Caracas sejak lama menyatakan bahwa penyebaran pasukan AS ke kawasan itu bertujuan untuk mengizinkan “kekuatan eksternal merampas kekayaan minyak dan gas Venezuela yang tak terukur“.

Meski memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, Venezuela menghadapi pembatasan ketat atas ekspornya dalam beberapa tahun terakhir di bawah sanksi AS yang pertama kali diberlakukan selama masa kepresidenan Trump pertama.

Ini adalah berita perkembangan. Informasi lebih lanjut menyusul.

MEMBACA  Petunjuk dan jawaban NYT 'Connections' untuk 27 Juli: Tips untuk memecahkan 'Connections' #412.

Cerita-Cerita Rekomendasi