Trump bilang ‘Pembicaraan sangat baik’ dengan Iran, saat Tehran telaah proposal AS | Perang AS-Israel dengan Iran News

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dia telah melakukan “pembicaraan yang sangat baik” dengan Iran dalam 24 jam terakhir dan “sangat mungkin kita akan mencapai sebuah kesepakatan”, di tengah pengkajian Teheran terhadap proposal perdamaian AS yang, menurut para sumber, secara formal akan mengakhiri perang.

Menunjukkan kemajuan dalam negosiasi yang sedang berlangsung di antara kedua belah pihak, Trump pada hari Rabu juga mengatakan bahwa Iran harus menangguhkan program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz, serta mengancam akan melanjutkan pemboman jika perundingan gagal.

Rekomendasi Artikel

list of 4 itemsend of list

“Dengar, ini sangat sederhana. Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, karena sekokoh apa pun mereka, kami ingin mereka tetap hidup. Kami ingin kalian semua tetap hidup,” ujarnya kepada para wartawan di Gedung Putih.

Dalam wawancara dengan media AS, PBS, Trump juga mengaku optimis dapat mencapai kesepakatan dengan Iran sebelum jadwal perjalanannya ke Tiongkok minggu depan.

“Saya pikir kemungkinan perang ini diakhiri cukup besar, dan jika tidak berakhir, kami harus kembali membom mereka habis-habisan,” ujar dia.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengecilkan laporan yang menyebutkan bahwa kedekatan kesepakatan dengan AS, dengan mengatakan laporan tersebut berlebihan.

Dia mengaskan bahwa Teheran belum mengeluarkan tanggapan resmi terhadap proposal AS terbaru, namun terus melakukan pertukaran pesan diplomatik melalui mediator Pakistan.

Trump telah berulang kali membesar-besarkan prospek tercapainya kesepakatan yang akan mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari, tetapi sejauh ini belum membuahkan hasil. Kedua belah pihak masih berselisih mengenai berbagai isu sulit, seperti ambisi nuklir Iran dan kendalinya atas Selat Hormuz, yang sebelum perang menangani seperlima dari pasokan minyak dan gas dunia.

MEMBACA  Menteri Mengirim Kapal Perang dr. Radjiman dengan Bantuan untuk Rakyat Gaza

Seorang sumber Pakistan dan sumber lain yang mengetahui mediasi tersebut memberitahu kantor berita Reuters bahwa telah dcapai “poin kata sepakat untuk”sebuah memorandum satu halaman yang secara formal akan mengakhiri konflik. Sumber-sumber tersebut mengatakan hal itu akan memulai diskusi untuk membuka kembali jalur pelayaran di selat tersebut, mencabut sanksi AS terhadap Iran, dan menetapkan batasan terhadap program nuklir Iran, menurut sumber tersebut.

Memang sudah jelas namun bagaimana memorandum ini berbeda dari sebuahrencana 14 poin yang diajukan Iran pekan lalu masih belum jelas atau tidaksdh sjl.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan proposal A[ mengandung sejumlah persyaratan/footnote seperti ayat yang bermakna…5., ] tetapi/tdsl.; tanpa merel pasti……

anggota tiggi kta , itu kebaL]]

ntah sama dia (}menseparate

kta sebenernya dua negara bic

“Ami text r].mbal./itu men

ya ;….m”

Tinggalkan komentar