Elijah Just mencetak dua gol untuk Selandia Baru di masing-masing babak; Rezaeian dan Mohebbi menyamakan kedudukan bagi Iran dalam laga Grup G.
Diterbitkan 16 Jun 202616 Jun 2026
Iran dua kali tertinggal sebelum bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru dalam laga sengit Piala Dunia di Los Angeles Stadium, di tengah protes terhadap pemerintah Teheran dan kesepakatan damai yang ditandatangani untuk mengakhiri perang AS-Iran menjadi latar belakang yang tegang.
Keamanan ketat dan protes di luar venue menjadi sorotan non-teknis menjelang pertandingan pada Senin itu.
Kisah Rekomendasi
daftar 4 item
akhir daftar
Ketika Selandia Baru unggul cepat melalui tendangan voli Elijah Just dari dalam kotak, setelah diumpan Chris Wood, sebagian penggemar yang kritis terhadap pemerintah Iran bersorak bersama pendukung Selandia Baru.
Banyak penonton anti-rezim ini juga membawa bendera Singa dan Matahari Iran pra-Revolusi Islam, melanggar aturan FIFA. Beberapa juga mencemooh lagu kebangsaan Iran jelang sepak mula.
[Gambar] Pendukung Tim Melli mengangkat bendera nasional sebelum laga Grup G Piala Dunia 2026 antara IR Iran dan Selandia Baru… [Jamie Squire/Getty Images/AFP]
Namun, sebagian besar dari lebih dari 70.000 penonton tampak mendukung penuh Tim Melli, meneriakkan “Ir-ran! Ir-ran!” dan bergemuruh saat Ramin Rezaeian menyamakan kedudukan tak lama setelah setengah jam.
Rezaeian, salah satu dari beberapa pemain Iran yang tidak bermain sepak bola klub sejak Februari setelah liga domestik ditangguhkan di tengah serangan udara AS dan Israel, bereaksi paling cepat terhadap tembakan yang diblok dan mendorong bola melewati kiper lawan yang maju.
Wood dan Just berkolaborasi lagi di awal babak kedua, kapten Selandia Baru mengirimkan umpan terobosan presisi ke arah pemain berusia 26 tahun itu sebelum Just melepaskan tembakan untuk mengembalikan keunggulan All Whites.
Iran membalas 10 menit kemudian dengan gol indah dari Mohammad Mohebbi—ia menyundul umpan sempurna Rezaeian ke tiang jauh dan membuat skor 2-2.
[Gambar] Ramin Rezaeian dirayakan rekan setim [Dean Mouhtaropoulos/Getty Images via AFP]
Hasil imbang tanpa gol ini membuat semua tim di Grup G mengoleksi satu poin setelah Belgium bermain imbang 1-1 dengan Mesir pada Senin sebelumnya.
Selandia Baru, yang melakoni penampilan ketiga di turnamen ini, masih tanpa kemenangan di Piala Dunia usai tujuh pertandingan. Iran berambisi menembus babak gugur untuk pertama kalinya.
Laga ini memperlihatkan perpecahan di antara penggemar Iran-Amerika, banyak di antaranya mengaku merasa terbelah antara bangga melihat Iran tampil di panggung olahraga terbesar, kemarahan atas tindak keras Teheran terhadap para demonstran, serta keprihatinan akan kampanye pengeboman Washington.
Jelang kickoff, sekitar 300 hingga 500 demonstran berkumpul di luar stadion, meneriakkan papan tanda dan spanduk anti-pemerintah.
Beberapa warga Iran-Amerika sempat mengatakan datang ke pertandingan berarti mendukung pemerintah Iran, sementara lainnya ingin mengesampingkan politik dan mendukung para pemain mendukung.
Iran akan kembali ke Los Angeles untuk menghadapi Belgia pada hari Minggu, tepat saat Selandia Baru menjalani laga melawan Mesir di Vancouver.