Topan Bavi Mendekati China, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi | Berita Iklim

Lebih dari 600.000 orang di China sudah dievakuasi dari rumah mereka saat Topan Bavi mendekat. Badai ini sebelumnya menghantam Kepulauan Sakishima di Jepang dan melintas di utara Taiwan. Meteorolog mengatakan, meskipun statusnya sudah diturunkan dari super topan, Bavi masih tetap berbahaya.

Pemerintah China pada Sabtu mengumumkan lebih dari setengah juta orang telah dievakuasi di Provinsi Zhejiang bagian timur, dan sekitar 100.000 lainnya di Provinsi Fujian yang berdekatan. Bavi diperkirakan akan mencapai daratan di Wenzhou, kota padat penduduk di Zhejiang, pada Minggu dini hari, dan dipredkisikan membawa hujan deras.

Meski sudah melemah secara signifikan sejak menerjang kepulauan Pasifik AS pada hari Senin, Topan Bavi tetap menjadi ancaman serius karena membawa begitu banyak uap air di awan hujannya. Badan cuaca nasional China telah mengeluarkan peringatan oranye untuk topan—level kedua tertinggi dari sistem empat tingkat.

Ratusan penerbangan dibatalkan, layanan kereta api dikurangi jumlah perjalanannya, dan banyak sekolah serta feri ditiadakan. Seorang warga Wenzhou, Hang Xinghuan, 50 tahun, mengaku sedikit khawatir tapi yakin semuanya akan baik-baik saja. Ia mengatakan keluarganya sudah menyiapkan stok air untuk dua atau tiga hari, dan pasokan makanan masih terjamin. “Kami sudah pernah mengalami topan sebelumnya. Pasti bisa lewat,” ujarnya.

Di kota Ningde, Provinsi Fujian lebih dari 3.700 orang dievakuasi dari daerah pesisir berisiko tinggi mulai Jumat malam. Pemerintah setempat juga menyiagakn lebih dari 17.000 petugas penyelamat. Sementara itu, wilayah selatan China seperti Hainan dan Guangxi masih pulih dari dampak Badai Tropis Maysak yang melanda awal pekan ini. Sedikitnya 39 orang tewas di kota Changning karena bendungan yang jebol mengirim banjir deras ke jalan-jalan.

MEMBACA  Harris mendekati pemilih kulit hitam dan Latino saat jajak pendapat menunjukkan kenaikan Trump.

Di Filipina, sedikitnya 17 orang meninggal akibat longsor yang dipicu hujan deras dan diperparah oleh pengaruh topan Bavi. Di Taiwan, setidaknya 36 orang terluka—sebagian besar saat mengendarai motor di jalan licin karena hujan dan angin besar. Sekitar 14.210 orang dievakuasi di pulau itu pada Sabtu pagi, dan sebagian besar sekolah kantor, serta restoran di Taiwan tutup.

Sementara itu. lebih dari 200 penerbangan dibatalkan di Jepang, dan authorities di Okinawa memperingatkan gelombang tinggi, angin kencang, serta banjir pesisir. Angin kencang dan hujan telah melanda rantai Kepulauan Sakishima sejak Jumat. Daftar Berita Terkait biasanya mengikut sertat item terkait, digugu

Tinggalkan komentar