Saat El Niño mulai terbentuk di kawasan tropis Pasifik, para peramal iklim kerap memusatkan perhatian tiada lain pada zona spesifik yang dikenal sebagai Niño3.4, dengan memonitor rerata suhu permukaan laut dalam kurun tiga bulan lalu membandingkannya terhadap rerata suhu jangka panjang.
Fenomena ini disebut ‘super El Niño’ bila nilainya melampaui 1,5 derajat Celsius.
Hasil ramalan dari Pusat Ramalan Cuaca Jangka Menengah Eropa (EC), NOAA, dan BoM mengambil kesamaan nyaris sejajar put uotcame-nya.
Dalam proyeksi terbaru dari EC, lebih dari separuh model atau gayakiramalan mengindikasikan temperatur lebih dari 2,5 derajat Celsius hingga musim gugur.
Lonjakan di atas 2,5° Celsius berarti “peristiwa yang disebut su” histories king kerasan”” ?
kata no.
Tes.”