Sudahkah Amerika Serikat mengakui sejarah bangsanya sendiri? | Politik

Marc Lamont Hill berbincang bersama akademisi Kimberle Crenshaw soal Amerika Serikat yang mungkin mulai mundur dalam hak-hak sipil.

Minggu ini, Amerika Serikat memperingati 250 tahun sejak ditandatanganinya Deklarasi Kemerdekaan. Sejak berdiri, negara itu telah berubah besar berkat kemajuan teknologi, kekuatan ekonomi, dan hak-hak sipil.

Namun, pencapaian itu kini berdampingan dengan perpecahan politik yang semakin dalam, rasisme yang kembali mencuat, dan serangan baru terhadap hak-hak sipil.

Jadi di usia 250 tahun, bisakah Amerika benar-benar menghadapi masa lalunya—dan apa artinya bagi masa depan?

Minggu ini di UpFront, Marc Lamont Hill bercakap-cakap dengan penulis, profesor, dan pakar hak-hak sipil Kimberle Crenshaw.

Tayang pada 4 Juli 2026.

Klik di sini untuk berbagi di media sosial.
Bagikan.
Tambahkan Al Jazeera di Google.

MEMBACA  Tokoh Trump Puji Charlie Kirk sebagai 'Pahlawan Amerika' dalam Perhelatan Duka yang Dihadiri Ribuan Orang