Somalia memerintahkan Duta Besar Ethiopia untuk meninggalkan negara saat ketegangan diplomatik meningkat

MOGADISHU, Somalia (AP) – Somalia pada hari Kamis memerintahkan Duta Besar Ethiopia untuk meninggalkan negara dalam waktu 72 jam, dan penutupan konsulat Ethiopia di wilayah yang memisahkan diri dari Somaliland dan wilayah semi-otonom Puntland.

Diplomat dan personel yang ditempatkan di konsulat harus meninggalkan Somalia dalam waktu seminggu, sesuai dengan resolusi Kabinet. Kementerian Luar Negeri Somalia, selain mengusir duta besar Ethiopia, memanggil kembali duta besar Somalia ke Ethiopia untuk berkonsultasi pada hari Kamis.

Resolusi Kabinet tersebut mengutip campur tangan Ethiopia dalam urusan dalam negeri Somalia sebagai alasan untuk keputusan-keputusan tersebut.

Ethiopia tidak segera merespons perintah pengosongan tersebut tetapi pejabat dari kedutaan besar di ibu kota Mogadishu mengkonfirmasi bahwa komunikasi tersebut telah diterima.

Keputusan ini diambil tiga bulan setelah Ethiopia menandatangani nota kesepahaman dengan Somaliland, yang Somalia kutuk sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayahnya.

Nota kesepahaman tersebut adalah untuk memberikan akses Ethiopia ke laut melalui Somaliland dan sebagai imbalannya Ethiopia akan mengakui Somaliland sebagai negara yang merdeka.

Pada hari Rabu, menteri luar negeri Ethiopia mengadakan pembicaraan perdagangan dengan delegasi dari wilayah Puntland tanpa koordinasi sebelumnya dengan pemerintah federal Somalia.

Somalia dan Ethiopia menikmati hubungan damai hingga bulan Januari tahun ini ketika nota kesepahaman dengan Somaliland memicu ketegangan diplomatik antara tetangga-tetangga Afrika Timur tersebut.

MEMBACA  Pertempuran Meningkat di Gaza Selatan dan Kota Utamanya, Khan Younis