Presiden Amerika Serikat merasa frustasi akibat respons yang kurang antusias setelah ia memohon bantuan untuk merebut kendali atas selat kunci tersebut dari Iran.
Selat Hormuz praktis telah tertutup bagi sebagian besar pengiriman sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran—memicu melonjaknya harga energi di seluruh dunia.
Alur laut di Teluk tersebut sebelumnya merupakan gerbang bagi 20 persen pasokan energi global.
Kesulitan apa yang ditimbulkan oleh situasi ini bagi Presiden AS Donald Trump?
Presenter:
James Bays
Tamu:
Eli Bremer – Strateg Republik dan mantan mayor di Angkatan Udara AS
Andreas Krieg – Profesor madya di Sekolah Studi Keamanan, King’s College London
Patrick Bury – Pakar pertahanan dan keamanan di University of Bath serta mantan perwira Angkatan Darat Inggris
Diterbitkan Pada 16 Mar 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial
Tambahkan Al Jazeera di Google