Trump mempertimbangkan langkah selanjutnya terkait kesepakatan dengan Iran, sementara Teheran menegaskan negosiasi masih berlangsung dan belum ada kesepakatan final.
Prospek kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri konflik masih diselimuti ketidakpastian pada Jumat lalu. Presiden Donald Trump menyatakan akan mengambil “keputusan final” terkait perjanjian, sementara pejabat Iran menegaskan belum ada titik temu yang dicapai.
Ketua negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan Teheran akan menilai kesepakatan apapun berdasarkan tindakan nyata, bukan sekadar retorika. Ia menambahkan, tak ada langkah yang akan diambil sebelum Washington bergerak lebih dulu.
Sementara itu, pertempuran terus berlanjut di wilayah lain. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pasukannya telah bergerak maju melampaui Sungai Litani di Lebanon, di tengah serangan udara Israel yang menurut laporan menewaskan dan melukai puluhan warga sipil di Lebanon pada Jumat.
Berikut rangkuman informasi terkini:
Situasi di Iran
Iran menyatakan perundingan masih berlangsung, namun belum ada kesepakatan: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan komunikasi dengan Amerika masih berlanjut, tetapi menekankan belum ada persetujuan final. Ia menolak pendekatan Trump yang penuh tuntutan dan menyebut blokade laut AS sebagai tindakan ilegal. Ia kembali mengingatkan bahwa Teheran akan mengevaluasi pelonggaran embargo berdasarkan kebijakan konkret, bukan janji.
Diplomasi Perang
CENTCOM menyoroti patroli kawasan yang masih aktif: Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pasukannya tetap “hadir dan waspada” di seluruh kawasan, sembari membagikan gambar jet tempur F-16 yang tengah melakukan patroli di Timur Tengah.
AS mendorong sekutu untuk menaikkan anggaran pertahanan: Berbicara di Forum Shangri-La Dialogue Singapura, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan rencana Trump untuk investasi $1,5 triliun di sektor pertahanan—yang ia sebut sebagai ekspansi bersejarah basis industri militer Amerika. Hegseth mendesak sekutu-sekutu AS untuk mengalokasikan minimal 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) bagi pertahanan, serta memperingatkan bahwa negara-negara yang gagal memenuhi target tersebut berpotensi mengalami perubahan relasi dengan Washington. Ia juga menegaskan kembali komitmen AS untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir.
Washington memuji perundingan keamanan Israel-Lebanon: Departemen Pertahanan AS menyebut pertemuan militer antara delegasi Israel dan Lebanon di Washington sebagai “produktif,” serta berfokus pada stabilitas dan keamanan regional. Pentagon juga menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon.
Di AS
Ketidakjelasan masih menyelimuti pasca-pertemuan Gedung Putih: Melaporkan dari Gedung Putih, koresponden Al Jazeera Alan Fisher mengatakan belum ada kejelasan mengenai hasil pertemuan Trump di Situation Room apakah kesepakatan final dengan Iran telah tercapai. Menurut Fisher, pelonggaran pembatasan di Selat Hormuz bisa menjadi indikator kemajuan, namun para pejabat masih menunggu rincian konkret dari Gedung Putih.
Di Israel
Sirine serangan udara berbunyi di Israel utara: Militer Israel mengaku telah mencegat beberapa proyektil yang ditembakkan dari Lebanon, sementara satu lainnya mendarat di dekat Kiryat Shmona di wilayah utara Israel. Militer melaporkan tidak ada korban jiwa dan tidak merinci apakah proyektil tersebut berupa roket atau drone.
Di Lebanon
Netanyahu mengklaim tentara Israel telah melintasi Sungai Litani: Netanyahu mengeklaim pasukan Israel telah bergerak ke utara Sungai Litani di dekat Nabatieh—sebuah indikasi perluasan operasi di Lebanon selatan. Langkah ini diambil di tengah perundingan Israel-Lebanon yang masih berlangsung, dan berpotensi diikuti oleh serangan lebih lanjut ke Beirut serta Lembah Bekaa barat.