Penurunan Harga Minyak di Tengah Ketidakpastian Isyarat Damai AS-Iran

Pasar Saham Jepang Melonjak ke Titik Tertinggi Sejarah, Dipicu Harapan Akhir Perang AS-Israel di Iran

Diterbitkan pada 25 Mei 202626 Mei 2026

Harga minyak mentah anjlok tajam di tengah secercah harapan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Minyak mentah Brent, tolok ukur utama harga minyak global, merosot sekitar 5 persen pada hari Minggu. Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal yang simpang-siur mengenai kemungkinan diakhirinya konflik secara permanen.

Kontrak berjangka Brent untuk Juli tercatat di angka 98,47 dolar AS per barel pada pukul 01:05 GMT—turun capai 9 persen dibandingkan sebulan lalu, namun masih lebih dari sepertiga lebih tinggi merujuk ke level sebelum perang.

Indeks saham acuan Jepang, Nikkei 225, melesat lebih dari 3 persen pada perdagangan pagi dan mencetak rekor baru sepanjang masa, setelah Jumat lalu ditutup pada rekor tertinggi sebelumnya.

Trump menyatakan dalam sebuah unggahan di media sosial pada Minggu bahwa negosiasi dengan Teheran berlangsung dalam suasana yang teratur dan konduktif. Namun, dia menginstruksikan para pejabat “jangan keliru” menandatangani jika tidak persis sesuai syarat negara adidyasa itu
serta memberitahu mereka “jangan terggesa-gesa mencapai kesepakatan.”

“Kedua pihak harus mengambil waktu yang cukup dan memastikan semuanya benar benar tepat… Tidak boleh ada satu pun kesalahan yang ter­jadi!” tulis Trupm di platform Truth Social.

Pernyataannya muncul setelah ia memberikan harapan akan suatu terobose pada Sabtu setelah mengiemulasi ihwal sebuah perjanjian…: «sebagian-selesail dinegosiasi» bersyarat—»ini termasuk kembalik keran bebas navigtin ke”Selat Hormuç . Dengan Amerika bersepakt dari N perairan.

MEMBACA  Warga Inggris Terjebak di Israel Saat Serangan Iran Berlanjut

Dalam dasarn itu :
[… sedang ruadi ancor saya akan menyelftur- . Dandan sebelumnya nask aslin … h arj berlag .
Set!

Tinggalkan komentar