Pengejaran Berlanjut Usai Dua Anggota Polisi Tewas di Australia

Yahoo memakai AI untuk menghasilakn ringkasan dari artikel ini. Artinya, informasi yang disajikan mungkin tak selalu sesuai dengan isi artikel yang sesungguhnya. Melaporkan kesalahan membantu kami meningkatkan pengalaman bagi pengguna.

Generate Key Takeaways

Pencarian terhadap tersangka yang "dipersenjatai berat" masih berlangsung pada hari Rabu, 24 jam setelah dua petugas kepolisian tewas ditembak di sebuah kawasan regional Australia dalam sebuah operasi polisi.

Menurut pernyataan Polisi Victoria, dua perwira tewas secara fatal dan seorang lainnya luka serius setelah tertembak di bagian tubuh bawah selama operasi yang melibatkan sepuluh personel di kota Porepunkah, sekitar 300 kilometer di timur laut Melbourne.

Media lokal melaporkan bahwa para petugas sedang berupaya mengeksekusi surat perintah penangkapan terkait pelanggaran seksual ketika mereka disergap oleh tersangka berusia 56 tahun itu sekitar pukul 10:30 pagi (00:30 GMT) pada hari Selasa. Pencarian besar-besaran diluncurkan pada sore harinya.

Kepala Komisaris Polisi Victoria, Mike Bush, pada hari Rabu menyatakan bahwa tim yang mendatangi properti di Porepunkah adalah "petugas lokal dan anggota tim penyelidikan pelanggaran seksual dan anak-anak," tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Bush mengatakan pada Rabu pagi bahwa tersangka "dipersenjatai berat," membawa banyak senjata api termasuk senjata laras panjang, dan "masih buron."

"Saya dapat meyakinkan semua orang bahwa kami mengerahkan segala sumber daya untuk pencarian ini," ujar Bush, seraya menambahkan bahwa ini bukan situasi penyanderaan dan bahwa keluarga pria tersebut dalam keadaan aman.

"Perburuan akan berlanjut hingga kami menemukannya," tegas Bush, seraya meminta warga untuk tetap di rumah jika memungkinkan dan mengimbau agar tidak ada yang membantunya.

"Jangan dukung orang ini. Dia sangat berbahaya. Dia telah membunuh dua perwira polisi dan melukai seorang lainnya. Dia tidak pantas menerima bantuan siapapun," tegas bos Polisi Victoria itu.

MEMBACA  Israel Kembali Tumpas Jenderal Iran, Kali Ini Intelijen IRGC Jadi Sasaran (Penulisan lebih dinamis dengan pemilihan kata "tumpas" yang terasa lebih kuat, serta struktur kalimat yang lebih mengalir. Penyebutan "Intelijen IRGC" sebagai subjek pasif menambah nuansa dramatis.) Alternatif gaya headline: Israel Hantam Lagi! Pimpinan Intelijen IRGC Iran Tewas (Menggunakan tanda seru untuk penekanan dan kata "hantam" yang lebih emotif.) Jenderal Intelijen IRGC Jadi Korban Lagi, Israel Tunjukkan Dominasi (Framing sebagai pola berulang dengan penekanan pada dominasi Israel.) Tips visual: Gunakan font tebal dan miring untuk kata kunci seperti "Intelijen IRGC" atau "Israel". Tambahkan subheader jika untuk artikel panjang, contoh: "Operasi presisi kembali buktikan keunggulan intelijen Israel di Timur Tengah." (Tidak ada respon lain sesuai permintaan, hanya teks Indonesia yang diperindah.)

Menurut laporan setempat, pelaku yang diduga tersebut tinggal di dalam sebuah bus di lokasi kejadian dan disebut-sebut sebagai seorang sovereign citizen – anggota dari sebagian kecil populasi yang meyakini bahwa mereka tidak tunduk pada hukum negara.

Polisi Victoria mengamankan TKP penembakan di kawasan tinggi Porepunkah. Bagian-bagian dari kota pedesaan ini, termasuk sebuah sekolah dasar, dikunci setelah dua perwira polisi dilaporkan tewas ditembak dan seorang lainnya luka kritis. Simon Dallinger/AAP/dpa

Polisi Victoria mengamankan TKP penembakan di kawasan tinggi Porepunkah. Bagian-bagian dari kota pedesaan ini, termasuk sebuah sekolah dasar, dikunci setelah dua perwira polisi dilaporkan tewas ditembak dan seorang lainnya luka kritis. Simon Dallinger/AAP/dpa