PBB dan lembaga bantuan telah mengecam tentara Israel karena memotong jalur bantuan penting dengan merebut perlintasan perbatasan Rafah antara Mesir dan selatan Gaza, memperingatkan bahwa pasokan yang sudah langka akan semakin habis di enklaf yang hampir kelaparan tersebut.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menuntut agar Israel membuka kembali dua perlintasan darat utama untuk memungkinkan pasokan bantuan yang sangat dibutuhkan mencapai warga Palestina di Gaza.
Penutupan kedua perlintasan Rafah dan Kerem Shalom [Karem Abu Salem] sangat merugikan situasi kemanusiaan yang sudah mengerikan ini. Mereka harus segera dibuka kembali,” katanya pada Selasa.
