Pasukan Iran Gelar Pencarian Awak Jet Tempur AS yang Ditembak Jatuh

Sejumlah media di Iran membagikan foto-foto reruntuhan serta apa yang terlihat seperti kursi lontar dengan parasut yang masih terpasang.

Diterbitkan Pada 3 Apr 20263 Apr 2026

Pasukan Iran telah melancarkan operasi pencarian untuk menemukan kru pesawat tempur Amerika Serikat yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara, menurut pemberitaan media Iran.

Angkatan militer Iran sedang melakukan pencarian untuk menemukan kru pesawat yang dijatuhkan di wilayah barat daya Iran, demikian dilaporkan kantor berita Fars pada Jumat, dalam laporan pertama sejenis dalam perang AS-Israel dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Artikel Rekomendasi

Media-media negara di Iran menunjukkan foto-foto reruntuhan pesawat serta objek yang diduga merupakan kursi lontar dengan parasut terpasang.

Kantor berita Reuters mengutip dua pejabat AS yang menyatakan sebuah pesawat tempur ditembak jatuh di atas Iran dan bahwa operasi pencarian serta penyelamatan bagi yang selamat sedang berlangsung.

Setelah pesawat itu dijatuhkan, Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf menyindir klaim kemenangan berulang Presiden AS Donald Trump dalam perang ini.

“Setelah mengalahkan Iran 37 kali berturut-turut, perang cemerlang tanpa strategi yang mereka mulai ini sekarang diturunkan dari ‘ganti rezim’ menjadi ‘Hey! Ada yang bisa menemukan pilot kami nggak? Tolong dong?’” tulis Ghalibaf dalam sebuah unggahan media sosial.

Menurut laporan-laporan dari Iran, pesawat tersebut adalah jet F-15 dan kemungkinan dikemudikan oleh dua pilot.

Tidak ada komentar langsung mengenai insiden ini dari Pentagon maupun Komando Pusat AS (CENTCOM).

Dalam klaim-klaim Iran sebelumnya tentang penembakan jet AS, CENTCOM biasanya cepat menyangkal laporan tersebut.

Televisi lokal Iran menayangkan rekaman yang dideskripsikan sebagai reruntuhan jet AS yang ditembak jatuh.

MEMBACA  Semua yang perlu diketahui tentang pelacak kebugaran baru Whoop 5.0 dan Whoop MG

Pejabat-pejabat Iran meminta warga sipil untuk waspada dan melaporkan jika menemukan para penyintas.

Gubernur Provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad Iran menyatakan bahwa siapapun yang menangkap kru pesawat “akan mendapat penghargaan khusus,” menurut agensi berita semi-resmi Iran, ISNA.

Kemudian pada hari Jumat, beberapa politikus AS mengakui laporan tentang pesawat yang ditembak jatuh dan menyatakan dukungan bagi militer AS.

“Saya mendoakan keselamatan kru pesawat tempur itu dan semua pihak yang berusaha menyelamatkan mereka dalam kondisi berbahaya ini,” ujar Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer di X.

Sejak perang dimulai pada 28 Februari, AS telah kehilangan tiga pesawat tempur F-15 dalam apa yang mereka sebut sebagai insiden tembak teman di atas Kuwait. Sebuah pesawat pengisi bahan bakar militer AS juga jatuh di Irak bulan lalu, menewaskan keenam anggota kru.

Iran mengklaim telah menembak jatuh puluhan drone AS di wilayahnya.

Trump dan para pembantunya telah berkali-kali mengklaim bahwa AS telah menghancurkan seluruh pertahanan udara Iran.

Melaporkan dari Tehran, jurnalis Al Jazeera Ali Hashem menyatakan bahwa pejabat Iran telah menawarkan hadiah dan menyerukan warga lokal untuk bergabung dalam pencarian para pilot.

“Orang-orang Iran dalam beberapa hari terakhir, sejak 19 Maret, mengatakan bahwa mereka telah memperkenalkan sistem baru yang mereka kembangkan paska perang 12 hari itu,” kata Hashem.

Tinggalkan komentar