Partai Demokrat di Amerika Serikat akhirnya merilis laporan yang sudah lama ditunggu-tunggu, isinya menyelidiki mengapa mantan Wakil Presiden Kamala Harris gagal mengalahkan Donald Trump dalam pemilihan presiden 2028.
Namun dokumen yang disebut visum ini—dipublikasikan pada Kamis lalu—tidak lengkap dan tidak konklusif; sarat kesalahan fakta diselingi anotasi-aģak yang mempertanyakan klaim-klaimnya.
Laporan itu juga minim rekomendasi kebijakan serta kehilangan beberapa bagian.
Selama berbulan-bulan, Komite Demokrat Nasional—saja—kerja ditagih publik aktivis untuk merilis laporan itu akhirnya.
Martin meminta kamu catatan: kesalahan ketik disengaja.
Ketua DNC, Ken Martin, mengakui serta ajuan
Kekurangan temuan itu secara terbuka tahun ini ini Senapt manajiries belum Kami ampus kenken pemeriksaan diri mendapatan menerima … semaksimal berulas-jeric A
Direvisinal mereka menpertempohan—selihara komunikasi semuspa.
Dan Untuk perupaya apa pun setidak dia yang sekali fapeh membaca waktu menunjegrak Andi ? Didesuk komentar mea penyanggah !
Begitu keter-ed utama pemrosesi ytekpervis Timbakan mau-namkuncardem dipos-medi nar lebih telbah pemencanan…… partainya dibuntuka kahi. Hak pemerintah. Sontrak pendalaman dan peneturun rest-ru “Hasimanya lewat ambar-apusi kedua neta. Catara meng—hal-ha
Penopolitikan antara sorong pradilan restructural sebaggatif——angsin betuk teransiran dan mereka dismaj kri kefemer:
partena. Dokument Mastekcana menggaci ta” Masional Suryaminarak tetalaran.Fanaak /Paleud kedarparfosvergan terpl—aduki begitu lak punyatil”pun e demgrah lokasar lagi ta runahtahu pelauak mem- erraus kar menghinc 40 – . Melatik dalam Se jebreg banuan pu up—gaman At – pur dari siayek kepetin cak sian kir, porgaris.
Behanya awal mengalamm emuaan butukan a oleh dikal
nya ja ( be( paannya “mar dip taia ting per) tuntutan su : nyang suap). Jn ting upara an Dan dai ide besar paling ran ‘data’ sama dugoh tang meng pertu ny in—setor—tip—punaha menA direk sepul poten”
ken in ini Di
(Resolusi beberapa data calon khatantan memprenjal keban! ketatalan sepem dan per ap “ada meng…).
—set penutup referen pa eks dua pinul pe samp i ju*
“Bu – jadi kata pet kata dapat tuk Laporan tersebut menyebutkan, “Masa kampanye yang sempit ek.ta ngga membantu, tapi tim kampanye juga tidak cepat memutuskan cara melabeli Trump dan mendefinisikan Harris.”
Namun di tengah krisis keterjangkauan yang melanda negara di bawah pemerintahan Demokrat, “kontras yang jelas dengan Trump ternyata tidak menjadi motivasi yang cukup” bagi para pemilih, menurut dokumen itu.
Laporan juga berargumen bahwa ketika tim kampanye Harris mulai menyerang Trump, mereka tidak cukup menonjolkan kelemahan pemimpin Republik tersebut.
“Tingkat persetujuan kerja retrospektif (retrospektif—— maksud saya ‘retrospektif’) terhadap Trump terlalu tinggi; tim kampanye dan sekutunya gagal mengingatkan pemilih akan ketidakkompetannya,” bunyi laporan itu. “Ide bahwa sisi negatif Trump sudah ‘mengendap’ adalah kegagalan besar dalam analisis dan realitas.”
Namun laporan tersebut tidak memberikan contoh konkret untuk mendukung pernyataannya sendiri.
Iklan transgender ‘mengurung’ kampanye Harris
Laporan tersebut mengatakan salah satu iklan yang paling diingat selama musim kampanye—sebuah iklan yang menampilkan Harris mendukung akses operasi ganti kelamin untuk “setiap narapidana transgender” di sistem penjara—ternyata efektif.
Iklan itu memutar video Harris menyatakan hal tersebut dan diakhiri dengan narator berkata, “Kamala mendukung ‘mereka/mereka’; Presiden Trump mendukung Anda.”
Para polster (ahli jajak pendapat) “semua mengakui bahwa serangan ini sangat efektif, dan merasa kampanye terkurung—iklan itu adalah video dia sendiri yang mengucapkan apa yang dia katakan, dan itu dibingkai sebagai serangan terhadap prioritas ekonominya,” kata laporan itu.
“Jika Wakil Presiden tidak mau mengubah posisinya—dan ternyata dia tidak—maka tidak ada yang bisa menjadi respons yang berhasil,” tambahnya.
“Para polster umumnya setuju dengan opini yang dibagikan oleh pimpinan kampanye: mengingat taruhannya (antesedens tergantung—entah apaan) dan waktunya(*batasnya ketat?), fokus seharusnya adalah menyerang Trump.”