CERITA BERKEMBANGCERITA BERKEMBANG
Dua puluh dua awak kapal dari kapal Iran yang disita, MV Touska, telah dipindahkan ke Pakistan untuk proses pemulangan.
Diterbitkan Pada 4 Mei 2026
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa awak kapal Iran yang disita oleh Amerika Serikat setelah kapal tersebut “gagal mematuhi” blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah dipindahkan ke Pakistan untuk dipulangkan.
“Sebagai langkah membangun keyakinan dari Amerika Serikat, dua puluh dua awak kapal yang ditahan di atas kapal kontainer Iran yang disita, ‘MV Touska’, telah dievakuasi ke Pakistan,” demikian pernyataan kementerian tersebut pada hari Senin.
Kisah Yang Direkomendasikan
• daftar 4 item • akhir dari daftar
Pernyataan itu melanjutkan bahwa para individu tersebut diterbangkan ke Pakistan pada Minggu malam dan akan diserahkan kepada otoritas Iran hari ini.
“Kapal Iran tersebut juga akan dimuat kembali ke perairan teritorial Pakistan untuk dikembalikan kepada pemilik aslinya setelah perbaikan-perbaikan yang diperlukan,” kata Islamabad, seraya menambahkan bahwa proses pemulangan dikoordinasikan dengan dukungan dari pihak Iran dan AS.
“Pakistan menyambut baik langkah-langkah membangun keyakinan seperti ini dan akan terus memfasilitasi dialog serta diplomasi sambil melanjutkan upaya mediasi yang sedang berlangsung demi perdamaian dan keamanan regional,” demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri.
Outlet AS, ABC, telah melaporkan pada hari Minggu bahwa Komando Pusat AS membantu proses pemindahan tersebut.
“Pasukan AS menyelesaikan pemindahan 22 awak kapal M/V Touska ke Pakistan untuk dipulangkan,” laporan itu mengutip pernyataan Juru Bicara CENTCOM, Kapten Tim Hawkins.
“Enam penumpang lainnya telah dipindahkan ke sebuah negara regional untuk dipulangkan minggu lalu,” katanya.
Menurut laporan tersebut, media nasional Iran mengidentifikasi keenam orang itu sebagai anggota keluarga dari beberapa awak kapal.
“Penguasaan atas Touska saat ini sedang dalam proses dikembalikan kepada kepemilikan aslinya setelah kapal tersebut dicegat dan disita saat mencoba melanggar blokade angkatan laut AS terhadap Iran bulan lalu,” kata Hawkins.
Kapal itu dinaiki dan disita oleh pasukan AS pada 19 April. Kapal kontainer kecil tersebut, yang merupakan bagian dari grup Islamic Republic of Iran Shipping Lines (IRISL) yang telah terkena sanksi AS, disita di lepas pantai pelabuhan Chabahar milik Iran di Teluk Oman.
Ini adalah berita terkini, masih akan ada perkembangan selanjutnya…