Gempa di Venezuela, Ibu Bayi Selamat dari Reruntuhan, Si Kecil Jadi Penyemangat Hidupnya

Dia berkata dalam hati, “Saya tidak akan buang-buang tenaga. Saya akan berteriak kalau memang perlu, kalau saya dengar suara atau langkah orang di dekat saya.”

“Saya sendiri tidak tahu bagaimana saya bisa tetap setenang itu, karena kaki kiri saya terjepit beton. Saya tidak bisa bergerak. Pelipis saya menempel di batu.”

Dayana mengatakan, dia mulai punya harapan setelah merasakan ada Alkitab di bawahnya.

“Dari situlah perjalanan saya untuk bertahan hidup dimulai,” ujarnya.

Dalam kegelapan puing-puing, dia bisa melihat “setitik cahaya yang terlihat seperti bulan”.

Dia bilang, pertolongan datang setelah mendengar kakaknya memanggil namanya.

“Saya bilang, ini satu-satunya kesempatan saya. Sekeras mungkin saya berteriak…… Saya berteriak ‘Aku di sini’ sekuat tenaga, dan dia bilang, ‘Aku temukan kamu, dan aku janji tidak akan pergi sampai kamu berhasil dikeluarkan’.” t

Kakaknya menepati janji itu. Kemudian dilakukan operasi penyelamatan yang rumit untuk mengeluarkan ibu dan bayinya dari puing-puing pada Kamis malam.

Dayana mengalami cedera di kedua kakinya saat gempa terjadi, sementara Juan Selamat dengan luka ringan.

MEMBACA  Lomachenko dari Ukraina mengalahkan Kambosos untuk memenangkan gelar IBF lightweight

Tinggalkan komentar