FIFA Tolak Permintaan Iran Pindahkan Pertandingan Piala Dunia di Tengah Perang AS-Israel

Presiden Meksiko Sheinbaum Tegaskan FIFA Tak Akan Pindahkan Pertandingan Iran dari AS

Dipublikasikan pada 12 Apr 2026

FIFA telah menolak permintaan Iran untuk memindahkan pertandingan Piala Dunia mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko, dengan alasan kendala logistik yang rumit, demikian dikonfirmasi oleh Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) bulan lalu meminta badan pengatur sepak bola global itu untuk memindahkan laga-laga mereka keluar dari AS. Namun, FIFA menegaskan semua jadwal pertandingan Piala Dunia akan berlangsung sesuai rencana, dan menepis kemungkinan Meksiko menjadi tuan rumah untuk tim Iran.

Sheinbaum mengulang sikap FIFA tersebut pada Jumat, dengan menyatakan pertandingan-pertandingan akan dimainkan di AS sesuai jadwal.

“Pada akhirnya FIFA memutuskan bahwa pertandingan tidak dapat dipindahkan dari lokasi awalnya,” ujar Sheinbaum dalam konferensi pers di Kota Meksiko. “Hal itu akan terlalu menyulitkan secara logistik, dan keputusan ini diambil oleh FIFA,” tambahnya.

FIFA belum menanggapi permintaan komentar dari Al Jazeera terkait konfirmasi tempat penyelenggaraan laga-laga Iran.

AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan 168 orang di sebuah sekolah perempuan pada hari pertama. Teheran membalas dengan menyerang pangkalan militer Israel dan AS di Timur Tengah menggunakan misil dan drone.

Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan menghentikan serangan-serangan tersebut pada Rabu di Iran dan Teluk, tetapi Israel masih terus melancarkan serangan ke sebagian wilayah Lebanon.

Iran termasuk di antara negara pertama yang lolos ke Piala Dunia, setelah meraih posisi dari konfederasi Asia. Team Melli berada di Grup G turnamen bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, serta dijadwalkan memainkan semua laga grup mereka di Pantai Barat AS—dua pertandingan di Los Angeles (15 dan 21 Juni) dan satu di Seattle (26 Juni).

MEMBACA  Akira Toriyama Meninggal di Usia 68 Tahun

Meksiko, yang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia dengan AS dan Kanada, sebelumnya menunjukkan kesediaan untuk menyelenggarakan pertandingan Iran. Namun pernyataan terbaru Sheinbaum mempertegas sikap Presiden FIFA Gianni Infantino, yang bertemu dengan pemain, pelatih, dan ofisial sepak bola Iran di Turki pada 31 Maret lalu.

“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai hasil undian,” kata Infantino di sela-sela laga persahabatan Iran melawan Kosta Rika.

Infantino juga meredam kekhawatiran bahwa Iran sama sekali tidak akan tampil di edisi Piala Dunia mendatang, setelah Presiden FFIRI Mehdi Taj menyatakan Iran akan “memboikot” pertandingan di AS.

“Iran akan hadir di Piala Dunia. … Itulah sebabnya kami di sini,” tegas Infantino di Meksiko. “Saya telah melihat timnya, berbicara dengan pemain dan pelatihnya, jadi semuanya baik-baik saja,” tambahnya. Kehadirannya di pertandingan persahabatan itu sebelumnya tidak diumumkan.

Bulan lalu, FFIRI menyuarakan kekhawatiran atas keamanan dan keselamatan pemainnya di AS, setelah Presiden Donald Trump menulis dalam sebuah unggahan media sosial bahwa tidak tepat bagi Iran untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia “ demi keselamatan dan nyawa mereka sendiri”.

“Ketika Trump secara eksplisit menyatakan dia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami tentu tidak akan bepergian ke Amerika,” kata Taj menanggapi Trump.

Kedua negara sejak itu saling bertukar kecaman tidak langsung terkait isu ini. Komentar terbaru datang dari Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali, yang mengindikasikan partisipasi negaranya di Piala Dunia akan tidak pasti kecuali FIFA memindahkan lokasi pertandingannya.

Tinggalkan komentar