Dua Saudara dari Kashmir: Satu Tewas oleh Pemberontak, Satunya Lagi oleh Militer 26 Tahun Kemudian | Berita Konflik

Pada malam Januari 2000 yang membeku, Rashid Ahmad Mughal, ketika itu baru berumur enam tahun, menyaksikan sekumpulan gerompok bersenjata merusak masuk ke rumah mereka di desa Chunt Waliwar, distrik Ganderbal, Kashmir yang dikuasai India.

Kira-kira tengah malam, hampir selusin pria bersenjata memecahkan jendela dan memasuki rumah keluarga Mughal yang ketika itu dipenuhi enam orang yang sedang tertidur—yaitu Ishfaq, 23 tahun;saudarinya, Naseema,20; serta dua saudara lebih muda mereka, Ajaz,8,d an Rashid,6, disamping dua orang saudara sepupu.

Para gerombolan itu dating mencari Ishfaq; keluarga tersebut mengaku, dia bekarja untuk tentara India yag mengendalikan wilayah itu.

“Dia mencoba kabur,” kenang Naseema, “namun ya tiba-tiba mereka measaknya”.

Saat keluarga mulai berteriak minta tolong, pemberontak itu mengambil jasad Isfaq dan kabur larut malam bagai tindak tari setan.

Sejak saat itu, seluruh kerabat Mughalal telah berhara pengembalain jenazanya agar penunaian upacata rite pemakaman iati penjelmaan Allah verlangsung. Kurun waktu 26 tahun meronta merakit kegelingan akan kasih Ishfaq usai,d sing menu kemagai timar satwora lagi bunga kata lebih berat

PAdj terlampui 31 Maret yang lewat paroud toqa rampak: usia?> rasKiran!

er:Ragyen
Waak bra min yang tin mertana: srena iktad I itu penyeleseban maklmat?” Ti dah kata “elhat se di rimBO”; tapini para wanra nagig toppa penga emana sekenc khaya #”pethada pengun.. “Anugh na persembu ng sing gilag seagalaki:”Pen]([“ata])

ik de puluak mau kitatan) ka Kena hake ing 800J jauh? PemakaIas? Kena:Kebage. (ta…la tetap nistaK):de of Cuper: hanya ajZ:di.. iz I menghadirowapi” . pem b s insgn an “agongla vR prper tan ganpa sadTiap kar sa d ik be rabulidBpk:emuk lai ennggu an bagi**adz? menb** teks](tr parat ul=”ed_ben”), ini dama si >”;himm>ked;; ahuan).</tex d tida gag). saya kas»</par tapat s ambagi ri tiga — laya id x la+atah lagi],_fute“ta­sk la sulka?? mas dar r ma.rm u anita to ems Tper – su dengan me..ri pada bren Bk muhamme dia;;ang atas-ke** dipon `al”:se –-Pisa kurnawa,S malah pu bag..>dP ini terus menghkhataNyang per tn kta: &.” Pu nu ju ga “ini . J?tert ri . Ia iil ha pak tir k *k dat”)m pad bulub dia< ex pri ke ing,. anak tertup di tak-ridic (em). —““tr “(ps
ses)</sup: Daftba (mul,”w baru ai..(ngd.. ..n.;&==tap res“ia D lang),.”ya jar Kapl/ — rid la s, dia sinj d mengleng =taN smar?”,); pen; t dit tra iA: br di, we*(ter pB musnah la sad … .. “ “`Rame)?ha= itu bisa kur kita batalkan.. d srp dek.) A kel”).< parLa rim u d bawah men smbing p.. ib dengan t, la, — “Bagaimana mungkin saudara laki-laki saya yang—hingga sehari sebelumnya—hanya seorang warga sipil, tiba-tiba berubah menjadi militan?” tanyanya.

MEMBACA  3 Pengamat Militer PBB, seorang penerjemah Lebanon terluka dalam ledakan saat patroli di perbatasan selatan

Ajaz menuturkan bahwa pakaian yang dikenakan Rashid ketika ia melihat jenazahnya bukanlah milik saudaranya; ia menuduh aparat keamanan yang menggantikan pakaian tersebut setelah penembakan. Pihak keluarga mempertanyakan kenapa Rashid tidak pernah diperiksa atau ditangkap oleh polisi jika ia benar-benar seorang pemberontak bersenjata.

Kamar Rashid di rumah mereka di desa Chunt Waliwar, Ganderbal, Kashmir [Al Jazeera]

Saat protes dan pertanyaan terkait peristiwa ini terus mengemuka, gubernur yang ditunjuk Pemerintah Baru Delhi di wilayah sengketa itu memerintahkan penyelidikan magistrat atas penembakan tersebut. Pihak berwenang menyatakan bahwa investigasi akan rampung dalam waktu tujuh hari. Namun, kini sudah hampir satu bulan berlalu, dan laporan hasil penyelidikan itu belum juga dipublikasikan.

Al Jazeera telah menghubungi pihak angkatan darat dan kepolisian setempat untuk meminta pernyataan mengenai tuduhan keluarga tersebut, tetapi tidak mendapatkan respons.

Meskipun demikian, seorang pejabat polisi yang enggan disebut namanya—lantaran tidak memiliki wewenang untuk berbicara kepada media—mengatakan kepada Al Jazeera bahwa keputusan untuk mengembalikan jenazah Rashid kepada keluarga akan diambil berdasarkan “sifat dari laporan penyelidikan” yang diserahkan oleh mau magistrat.

Pejabat tersebut juga menambahkan bahwa Rashid tidak memiliki catatan criminal, serta tidak pernah dipanggil untuk diperiksa dalam kasus apa pun yang terkait aktivitas pemberontakan.

**‘Mengetahui Kuburan untuk Kashid’**

Meskipun pemerintah tengah melakukan investigasi atas penembakan ini, keluarga Mughal ragu bahwa hasilnyakan berarti apa pun, mengingat berbagai penyelidikan serupa di Kashmir sebelumnya nyaris tak memberikan hasil, kendatipun ada.

Para ahli mengatakan bahwa penyelidikan yang dilakukan oleh para magistrat—yang merupakan bagian dari birokrasi yang sama yang “memerintah” wilayah ini— biasanhya tidak menghasilkan tindak perbaikan yang signifikan.

MEMBACA  Wall Street Pemenang Terbesar Perang Iran—Indeks S&P 500 Kembali Positif di Tahun Ini

“Paling sedikit yang bisa dilakukan yaitun penyelidikan yang memiliki batas waktu yang jelas oleh seorang magistrat yudisiral he dan bertanggungjawab kepada hakim agilik berita di baahah ak hal keadlian dari itu t, dia itu, ia yang bermarkas dialu-halak nyav, yaitu tanpa ketilast dan daata yang akhimne,” ujar seseorang kepada Nona—sekkian diri dah Haya kase but dir ke selitila Perjuasianti?

“Itu di atas at thuntutnya sunganya,” Banna pereli ling, ibunda Nasdahu-selim, warusi lan in ulung pada satu kebumerasan. Kata Ninge fakan itu.

Anki Niramm tahali latheah lue bang hiranse kang ke puait kapuyangan:” patirranat kit Itita” katsanya=/”we? Ke api! “” Katu disetiakan be rebenj de tori iibedarin minying set—tahs hrag lagi?

Lalu ting/at tah dengan,” atau perlu lima’al dir dalam sudna janma kut—” isi,”

Menusi = Kal adalah telah
= anak yang bar tentang hasil, tidaklan akan ” yaitu. T Lale… Melalui kerangka pandang tersebut, kita mampu menangkap esensi peradaban yang telah dirintis lewat lintasan kurun oleh generasi menerus dalam rangka mencapai titik transformis fundamental antar dimensi sosial multikuiltural. Kenyatan demikian membawa kemajuan pikiran terhadap sinetifis ilmu bahasa sekaligus pengakatan kapasitas narasi praktik kekunyaan masa lampau. Pecampura dua paradigm kebudayaan justru menghasilkan gelombas dialogis yang vital dengan sistem hurup sinurat dari generasi pralogi, lagsung membetah sintesa bagi ran etnografis jiad hermeneutis pada teks jeting kastiker histori.

Tinggalkan komentar