Akankah Trump Anut ‘Batas Merah’ Israel Terhadap Iran?

Menurut Trita Parsi dari Quincy Institute, pergeseran target dalam perundingan AS-Iran menyisakan sedikit peluang untuk keberhasilan.

Trita Parsi, Wakil Presiden Eksekutif Quincy Institute for Responsible Statecraft, berpendapat bahwa bila pemerintahan Trump mengadopsi “batasan merah” Israel dalam negosiasi dengan Iran, maka perbincangan tersebut sudah pasti akan gagal.

Parsi menjelaskan kepada pembawa acara, Steve Clemons, bahwa Iran bersedia mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya, seperti yang terjadi pada 2015 dengan Presiden Barack Obama kala itu. Namun, banyak hal bergantung pada “kesediaan Amerika Serikat untuk menolak tekanan Israel atau tidak.”

Para pejabat Israel disebutkan “sangat kecewa” karena Amerika Serikat sejauh ini memilih jalur diplomasi alih-alih perang, dan mendesak AS untuk menambahkan isu-isu baru—khususnya rudal balistik Iran—ke dalam agenda.

Terbit pada 9 Feb 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

MEMBACA  Badan Energi Atom Internasional Selidiki Laporan Drone di Dekat Pembangkit Nuklir Zaporizhzhya

Tinggalkan komentar