Agen Olahraga Jonathan Barnett Dituduh Melakukan Pemerkosaan dalam Gugatan di AS

Adam Fradgley – AMA/West Bromwich Albion FC via Getty Images

Barnett menyangkal tuduhan wanita tersebut bahwa ia menjadikannya "budak seks".

Agen olahraga Inggris ternama, Jonathan Barnett, didakwa telah memperkosa seorang wanita lebih dari 39 kali dalam gugatan di AS.

Dalam keluhan perdata yang diajukan di pengadilan distrik Los Angeles, wanita yang tak disebutkan namanya—dikenal sebagai "Jane Doe"—menyatakan Barnett "memperdagangkan" dirinya dari Australia ke Inggris pada 2017, "menyiksanya", dan menjadikannya "budak seks" selama enam tahun.

Dia mengklaim Barnett kerap mengancam nyawanya serta nyawa anak-anaknya yang masih di bawah umur.

Barnett, 75 tahun, yang dikenal sebagai perwakilan pesepakbola top seperti Gareth Bale dan Jack Grealish, menyebut dakwaan itu "tidak berdasar dan tidak benar".

"Kami akan membela diri dengan gigih melalui proses hukum yang sesuai. Saya yakin akan dibebaskan sepenuhnya," bunyi pernyataan pengacaranya.

Forbes pernah menobatkan Barnett sebagai agen olahraga paling berpengaruh di dunia pada 2019.

Gugatan perdata diajukan pada Rabu.

Berdasarkan dokumen pengadilan, keduanya pertama bertemu tahun 1990-an melalui seorang atlet profesional di London, lalu terhubung kembali secara daring dan bertemu langsung pada 2017.

Dalam hitungan minggu, wanita itu pindah ke Inggris bersama anak remajanya—dengan biaya pindah ditanggung CAA Stellar, agensi olahraga yang dipimpin Barnett.

Setibanya di Inggris, Barnett disebut mengatakan bahwa ia "memilikinya" dan memperkosanya di kamar hotel.

Barnett juga menerapkan aturan ketat agar wanita itu selalu patuh, menyebutnya "Tuan", dan melarangnya mengeluh sakit, menurut gugatan.

Tuduhan termasuk tindakan merendahkan seperti meminum urine atau memakan tinja.

Wanita itu juga diklaim pernah diikat semalaman tanpa makanan atau air.

Dia mengaku "diperdagangkan, diancam, disiksa, dan ditahan" di berbagai lokasi, termasuk Los Angeles, dari 2017 hingga 2023.

MEMBACA  China menyetujui pembangunan sepuluh reaktor nuklir baru

"Sadar tak berdaya melawan predator berbahaya, Jane Doe menuruti Barnett untuk menghindari pemukulan berat atau bahkan dibunuh," tulis dokumen.

Jane Doe juga menggugat perusahaan talenta Hollywood, Creative Artists Agency, dan agensi olahraga CAA Stellar—tempat Barnett menjadi ketua eksekutif hingga pensiun tahun lalu.

Dokumen menyebut perusahaan induk CAA Stellar, ICM dan CAA, "gagal memeriksa atau dengan sengaja/sembrono mengabaikan" pembayaran besar antara 2017-2023, meski wanita itu bukan atlet atau agen.

Barnett disebut menyapanya sebagai "budak" dalam surel dari akun kerja.

Pengadilan menyatakan Barnett menggunakan "uang dan kekuasaan untuk mempertahankan kontrol paksa" atas wanita yang "takut akan nyawanya dan anak-anaknya".

Pengacara Jane Doe menyebut kasus ini mencerminkan "pelecehan institusional di tingkat tertinggi".

Mereka menuntut ganti rugi atas namanya.

Menurut LA Times, CAA mengaku baru tahu tuduhan ini tahun lalu saat pengacara Jane Doe mengajukan tuntutan—dan media meliput.

"Meski gugatan mencoba menghubungkan tuduhan ini dengan bisnis CAA, Jane Doe bukan karyawan, konsultan, atau kontraktor CAA, ICM, atau Stellar," kata CAA.

"CAA serius menanggapi tuduhan semacam ini dan telah mendorong Jane Doe untuk menghubungi penegak hukum di Inggris."

(Typos: "Barnett" di kalimat pertama, "perkosanya" tanpa spasi)