Untuk Pertama Kalinya dalam Lebih dari 155 Tahun, Pasar Saham Mungkin Menuju ke Sini — dan Ini Berita Buruk bagi Investor

Selama sepuluh tahun terakhir, S&P 500 kasih keuntungan total sekitar 250%, rata-rata 13,4% per tahun.
Tahun lalu aja, pasar saham yang didorong artificial intelligence (AI) naik hampir 23%, dan kekuatannya bikin banyak orang bandingin sama beberapa pasar naik paling kuat di sejarah saham.

Tapi itu gak se-enak kedengarannya.

Ketinggalan Nvidia tahun 2009? Sinyal Langka Ini Nongol Lagi.
Tahun 2009, sinyal "Double Down" muncul untuk perusahaan chip kecil yang jarang dikenal namanya Nvidia.
Sekarang, buat pertama kalinya dalam bertahun-tahun, sinyal "Total Conviction" yang sama muncul buat perusahaan yang ukurannya cuma 1/100 dari Nvidia.
Lanjut »

Sumber gambar: Getty Images.

Pasar Yang Udah Jauh Terlalu Cepat

Saat ini pasar saham diperdagangkan di dekat harga paling mahal sepanjang sejarah. Ini bukan lebay. Terakhir kali pasar semahal ini, itu beberapa bulan sebelum salah satu kehebohan terburuk di Wall Street — yaitu kehancuran dot-com awal tahun 2000-an.

"Mahal" maksudnya gimana? Secara sederhana, investor sekarang bayar lebih buat setiap dolar keuntungan perusahaan dibanding hampir semua waktu di sejarah. Salah satu cara ngukurnya pakai rasio Shiller CAPE, yang bandingin harga indeks kayak S&P 500 dengan keuntungan yang udah disesuain inflasi selama 10 tahun sebelumnya.

Berkat kerja statistik yang jitu, rasio CAPE yang diperkenalkan di akhir 1980-an udah ditelusuri balik sampai tahun 1871. Jadi kita punya data selama 155 tahun. Rata-rata CAPE sekitar 17, coba aja liat di mana sekarang.

Data dari YCharts.

Apa Bakal Ada Kehancuran Pasar Saham Sebentar Lagi?

Dari grafik, rasio CAPE cumin naik drastis dua kali. Pertama pas sebelum Depresi Besar di akhir 1920-an, dan kedua di akhir 1990-an menjelang kehancuran dot-com.

MEMBACA  HP Bertaruh pada AI Tepi untuk Mengurangi Biaya Token di Tengah Lonjakan Perusahaan

Tinggalkan komentar