Presiden Donald Trump kembali mengkritik Paus Leo XIV, yang mungkin membuat kunjungan diplomatik Menteri Luar Negeri Marco Rubio ke Vatikan minggu ini jadi lebih sulit.
Dalam wawancara dengan komentator konservatif Hugh Hewitt, Trump bilang Paus pertama kelahiran Amerika ini membantu Iran dan bikin dunia kurang aman dengan komentarnya tentang pentingnya tidak perlakukan imigran dengan kasar.
“Paus lebih suka bilang bahwa oke aja kalo Iran punya senjata nuklir,” kata Trump dalam wawancara hari Senin. “Dan saya rasa itu gak baik. Saya pikir dia membahayakan banyak umat Katolik dan banyak orang.”
Tapi, Paus sendiri gak pernah bilang Iran harus punya senjata nuklir. Dia malah minta lebih banyak dialog damai, dan kritis sama perang dengan Iran secara umum serta ancaman Trump soal serangan sipil besar-besaran. Paus juga tekankan bahwa dia hanya ngikutin ajaran Alkitab dan gereja, bukan dia bicara sebagai lawan politik Trump.
Leo menjawab kritik terbaru Trump denagan tunjukin bahwa pernyataannya dipelintir. Bicara ke wartawan Selasa ini, Paus bilang Gereja Katolik “sudah bertahun-tahun menentang semua senjata nuklir, jadi gak ada keraguan soal itu.”
Dia juga makin tegas bilang bahwa seruannya untuk damai dan dialog dalam peranf AS-Israel di Iran berdasarkan ajaran Alkitab.
“Misi gereja adalah memberitakan Injil, memberitakan damai. Kalo ada yang mau kritik saya karena saya memberitakan Injil, silakan lakukan dengan kebenaran,” kata Leo.
Rubio anggap enteng perbedaan soal Iran
Dari pihak Rubio, dia seorang Katolik yang taat, bilang kritik Trump terbaru itu karena dia menentang Iran punya senjata nuklir. Trump takut itu bisa dipake lawan jutaan umat Katolik dan Kristen lain.
Rubio bilang seluruh dunia harus lawan itu.
Trump “gak mengerti kenapa ada siapapun – tinggalkan Paus – presidente dan saya, kayaknya kebanyakan orang, saya gak ngerti kenapa ada yang anggap ide bagus kalo Iran punya senjata nuklir,” kata Rubio ke wartawan di Gedung Putih.
Meski gitu, kata-kata Trump terbaru mungkin bikin tugas Rubio lebih susah saat nemu Paus hari Kamis. Rubio sering diminta untuk nge-downplay atau jelasin omongan keras su Trump soal Eropa, NATO, dan Timur Tengah, setapi masalah presiden dengan Paus juga punya efek politik di AS dengan pemilu kongres sebentar lagi.
Trump bulan lalu nyerang Leo di media sosial, bilang Paus lunak ke dalam kejahatan dan terorisme soal komentarnya tentang kebijakan imigrasi dan deportasi, serta pereang Iran. Leo lalu bilang Tuhan gak dengerin doanya mereka yang berperang.
Nanti, Trump post gambar di medsos yang bandingin dirinya sama Yesus Kristus, tapi dicopot pasa tu dikritik. Dia og maaf ke Leo dan jelasin bahwa waktu itu dia kira itu gambar dengan dia jadi dokter.
*>*teds fd tv/tvv tv />