“
Presiden Donald Trump mengabaikan kekhawatiran bahwa tarif otomotifnya akan membuat produsen mobil menaikkan harga, mengatakan bahwa dia tidak peduli jika hal itu terjadi. Dalam wawancara dengan NBC News, ia menambahkan bahwa, “Saya harap mereka menaikkan harga, karena jika mereka melakukannya, orang akan membeli mobil buatan Amerika.” Namun, bahkan mobil yang dirakit di AS memiliki bagian yang dibuat di luar negeri.
Presiden Donald Trump mengatakan bahwa tarif otomotif barunya bersifat permanen dan mengabaikan kekhawatiran bahwa hal itu akan membuat produsen mobil menaikkan harga.
Dalam wawancara dengan NBC News pada hari Sabtu, ia ditanya tentang laporan terbaru dari Wall Street Journal yang mengatakan bahwa ia memperingatkan CEO otomotif untuk tidak menaikkan harga saat membahas tarif dengan mereka.
“Tidak, saya tidak pernah mengatakan itu. Saya tidak peduli jika mereka menaikkan harga, karena orang akan mulai membeli mobil buatan Amerika,” jawab Trump.
Ia menambahkan, “Saya tidak peduli. Saya harap mereka menaikkan harga, karena jika mereka melakukannya, orang akan membeli mobil buatan Amerika. Kita memiliki cukup.”
Trump kemudian mengatakan jika harga mobil asing naik, maka konsumen akan membeli mobil Amerika.
Trump juga mengkonfirmasi bahwa tarif tersebut akan tetap ada, dengan mengatakan, “Tentu saja, mereka permanen, tentu saja. Dunia telah merugikan Amerika Serikat selama 40 tahun terakhir dan lebih. Dan yang kita lakukan hanyalah bersikap adil, dan sejujurnya, saya sangat murah hati.”
Bagian mobil buatan luar negeri juga akan dikenai tarif sebesar 25%, namun kendaraan dan bagian yang diimpor berdasarkan perjanjian perdagangan US-Meksiko-Kanada tidak akan dikenai bea hingga pemerintah menetapkan proses untuk memberlakukannya, kata Gedung Putih.
Walaupun lebih dari setengah nilai bagian mobil yang diimpor berasal dari Meksiko dan Kanada tahun lalu, lebih dari $70 miliar berasal dari wilayah yang tidak tercakup dalam perjanjian USMCA, termasuk Asia dan Eropa, menurut data dari International Trade Association yang dikutip oleh Associated Press.
Produsen mobil AS dan asing memiliki rantai pasok yang terintegrasi dengan baik yang melintasi Amerika Utara. Selama proses manufaktur, mobil dan bagian dapat melintasi AS, Meksiko, dan Kanada berkali-kali.
Sebagai sekutu Trump, Elon Musk, telah memperingatkan bahwa Tesla, yang memproduksi semua mobilnya yang dijual di AS secara domestik, akan terkena dampak dari tarif otomotif.
Analis Wedbush Securities, Dan Ives, memperkirakan bahwa harga mobil bisa naik sebesar $5.000 hingga $10.000 karena tarif otomotif, tergantung apakah sebuah kendaraan adalah merek massal atau premium.
“Setiap produsen mobil di dunia akan harus menaikkan harga dengan cara tertentu saat menjual ke AS, dan logistik rantai pasokan dari pengumuman tarif ini yang didengar di seluruh dunia sulit untuk dipahami pada saat ini,” tulisnya dalam catatan penelitian pada hari Jumat.
Walaupun Gedung Putih mengatakan bahwa tarif dimaksudkan untuk membangkitkan kembali basis industri AS, Ives meragukan bahwa manufaktur mobil dapat sepenuhnya dipindahkan kembali.
Hal ini karena bahkan mobil yang dibangun di Amerika dilengkapi dengan bagian dan komponen buatan luar negeri yang menyusun 40% hingga 50% dari nilai mereka.
“Mobil AS dengan semua bagian AS yang dibuat di AS adalah cerita fiksi yang bahkan tidak mungkin terjadi saat ini,” tambahnya.
Cerita ini awalnya ditampilkan di Fortune.com
“