Oleh Curtis Williams
(Reuters) – Exxon Mobil bisa investasi sampai $21,7 miliar di Trinidad dan Tobago kalau perusahaan energi AS itu nemukan cadangan minyak dan gas di area laut dalam besar yg mereka dapat hari Selasa buat eksplorasi, kata Menteri Energi Roodal Moonilal.
Moonilal ngomong di acara di Port of Spain tempat kontrak bagi hasil ditandatangani sama Exxon, nandain kembalinya mereka ke negara itu setelah 20 tahun.
Reuters laporkan minggu lalu pemerintah setuju kasih Exxon akses ke area seluas tujuh blok, terletak di barat laut blok Stabroek di Guyana yg udah produktif.
“Area yg kita kasih hari ini lebih besar dari luas permukaan negara kita,” kata Moonilal.
Exxon dan pemerintah Trinidad negoisasi kesepakatan ini dlm “waktu singkat,” kata Wakil Presiden eksplorasi global Exxon John Ardil di acara penandatanganan. Dia bilang Exxon mau pake pengetahuan soal geologi Karibia dan ulang sukses mereka di Guyana.
Rencana eksplorasi awal Exxon butuh investasi $42 juta buat survei seismik 3D dan dua sumur eksplorasi, kata pejabat Trinidad. Sumur pertama bisa dibor setelah survei seismik selesai, yg dimulai enam bulan lagi, tambah Ardil.
Juru bicara Exxon bilang mereka operator blok ini dan pegang 100% kepemilikan.
Konsorsium pimpinan Exxon udah konfirmasi lebih dari 11 miliar barel minyak dan gas yg bisa diambil di perairan Guyana.
“Ini masih eksplorasi di area baru, tapi punya potensi besar di laut dalam ekstrim ini,” kata Ardil soal Trinidad.
Trinidad udah sukses dlm eksplorasi laut dalam lewat konsorsium termasuk BHP, Woodside, BP, dan Shell. Beberapa penemuan udah masuk tahap pengembangan komersial, kata menteri.
Kalau Exxon temukan cadangan, mereka bisa mulai produksi lebih cepat dibanding di Guyana karena Trinidad udah punya infrastruktur minyak dan gas.
Ardil bilang Exxon rencana pake peralatan dan sumber daya antara Guyana sama Trinidad dan Tobago buat percepat eksplorasi.
Perdana Menteri Trinidad Kamla Persad janji negaranya bakal tinjau syarat fiskal buat tarik investasi di sektor energi.
“Trinidad gak akan nunggu akhir era energi apapun,” katanya. “Prinsip kami sederhana: investasi pergi ke tempat yg menerima dan tinggal di tempat yg diperlakukan baik.”
(Laporan oleh Curtis Williams dan Marianna Parraga; Disunting oleh Mark Porter dan Marguerita Choy)